Inilah daftar pertanyaan yang sering ditanyakan dan penah kami jawab. Coba lihat apakah pertanyaan Anda ada dalam daftar di bawah ini.

air garam menyembuhkan sakit gigi?

dok..
saat aku sakit gigi ada yang kasih saran..katanya kumur2 aja pake air garam..terus aku coba..ya agak sedikit berkurang sakitnya..tapi kemudian kambuh lagi...
sebenernya air garam membantu gak sih?//
gigi aku yg bolong sering bgd sakit nih dok...hehehehe
aku pernah tambal tapi dah lepas lagi...sekarang tambal gigi tmbah mahal y dok?
mksh sblm'a dok
Jawab:
Dear Aira,
Supaya lebih jelas dan anda mendapat pemahaman yang lebih utuh tt air garam, berikut saya kutipkan "Fakta tt Air Garam", yang sebetulnya terdapat pada bagian lain dari website kita ini.

A) Ada beberapa fakta mengenai air garam dan manfaatnya yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri.
Air garam mempunyai dua pengaruh terhadap kelangsungan hidup bakteri. Pada konsentrasi rendah akan merangsang pertumbuhan bakteri (menurut Takada and Fukushima, 1986). Namun sebaliknya, garam dalam bentuk murni atau dengan konsentrasi tinggi dapat bersifat toksik karena unsur klorida yang terdapat didalamnya termasuk golongan halogen yaitu oksidator kuat yang mampu mematikan bakteri. (menurut Bellringer, 2000).
Air garam yang digunakan untuk mengurangi radang gusi tentulah air garam yang berasal dari garam dapur yang beriodium.
Air garam ini haruslah memiliki konsentrasi lebih dari 0,9 % berupa larutan hipertonis yang mempunyai tekanan osmosis yang lebih besar dari cairan yang ada di dalam sel. Perbedaan tekanan osmosis ini menyebabkan cairan dari sel bakteri tertarik ke luar sel sehingga sitoplasma bakteri lama-kelamaan akan menyusut akibatnya sel akan mati atau tidak mampu berkembang biak (menurut Goulding, 1960).
Adapun teknik dan cara pembuatan larutan garamnya adalah dengan mencampurkan garam dapur sebanyak 3,75 gram kedalam 250 ml air mineral hangat atau setara dengan segelas air minum biasa.
Kemudian aduk larutan garam dengan menggunakan sendok hingga larut merata.
Berkumurlah selama 1 menit dengan mengganti obat kumur sebanyak dua kali dan berkumur dengan menggerakkan otot-otot pipi, bibir dan lidah secara maksimal.
Setelah berkumur usahakan untuk tidak makan, minum atau berkumur dengan larutan lain selama ±1 menit. Hal ini bertujuan agar larutan garam tersebut dapat bereaksi lebih lama terhadap jaringan yang meradang.
Berkumur tersebut dilakukan sebanyak 2 kali dalam sehari yaitu pagi setelah makan dan malam sebelum tidur selama batas waktu yang tidak ditentukan.
Selama penggunaan kemungkinan akan menimbulkan beberapa efek samping seperti rasa mual untuk beberapa orang yang sensitif dengan rasa asin, dan bisa juga menimbulkan iritasi ringan dalam rongga mulut jika konsentrasinya terlalu tinggi.
Catatan tt air garam : jadi yang lebih cocok dengan air garam adalah masalah gusi dan bukan gigi berlubang. Satu-satunya cara mengatasi gigi yang bolong (karies gigi) adalah dengan mengobati, kalau masih mungkin atau masih bisa / perlu dengan merawatnya dan akhirnya menambalnya.
Perlu juga dipahami, bahwa kalau gigi bolong, lubangnya akan terus membesar dari waktu ke waktu, karena itu bila ada gigi bolong segeralah konsultasi ke dokter gigi supaya bisa segera diatasi. Jangan tunggu bolongnya tambah besar. Tambah besar lubang, tambah rumit pula pengobatannya, perlu waktu dan energi lebih banyak, perawatan lebih panjang dan akhirnya biaya jadi lebih tinggi.

B) Tidak mudah untuk menetapkan berapa lama sebuah tambalan bisa bertahan, namun ada beberapa faktor yang mempengaruhi daya tahan sebuah tambalan :
1. prosedur penambalan sudah dilakukan sesuai dengan standar operasional baku atau tidak.
2. penambalan sudah dilakukan sesuai indikasi.
3. pemilihan jenis bahan tambalan sudah sesuai dengan indikasi.
4. besar kecilnya dan bentuk lubang gigi .
5. kompetensi dan ketrampilan yang melakukan penambalan.
6. Tambalan bisa saja diulang lagi karena giginya lubang lagi (secondary caries) atau tambalannya pecah, rusak dsb. Setelah beberapa waktu.
7. Pemakaian dan pemeliharaan setelah ditambal, termasuk cara dan jenis makanan yang disantap, kebiasaan mengunyah dll.

Saran :
Kalau nambal gigi lepas lagi sebaiknya kembali ke dokter gigi yang menambalnya dan diskusikan baik-baik apa yang terjadi. Apakah masih ada sesuatu yang belum tuntas atau ada sebab lain ?
Tambalan ini lepas sesudah berapa lama, baru saja atau sudah berbulan atau bertahun-tahun ? Sebab lepasnya juga perlu ditinjau, apakah karena kecelakaan salah gigit (umpamanya gigit pasir yang ada dalam nasi atau sebab lain ?)

C) Tarip dokter :
Saya merasa sulit kalau diminta komentar tentang tarif, karena di Indonesia ini tarif dokter memang sangat beragam, Repotnya tak ada ketentuan tentang patokan tarif dokter di tanah air kita tercinta ini.
Tarip (di Indonesia) juga tergantung pada jam terbang dokternya, tempat pelayanan dimana dia bekerja, daerah dimana di praktek, termasuk kotanya, tingkat kesulitan kasus yang ditangani dst. dsb.
Sebaliknya, tentu saja masih ada dokter yang unsur pertimbangan pengabdiannya lebih tinggi, sehingga kurang menekankan masalah materinya.
Selanjutnya tarif juga tergantung dari tempat pelayanan yang anda kunjungi. Yang lebih ringan tentunya seperti puskesmas, balkesmas, rumah sakit karena instansi –instansi ini mendapat subsidi dari pemerintah atau klinik gigi pendidikan yang disubsidi oleh fakultas kedokteran gigi penyelenggaranya.