
Inilah daftar pertanyaan yang sering ditanyakan dan penah kami jawab. Coba lihat apakah pertanyaan Anda ada dalam daftar di bawah ini.
cara menggosok gigi yang benar
dok gusiku ko sering berdarah setiap gosok gigi apa ada yang salah dg caraku menggosok gigi? cara yang benar gosok gigi gimana dok?Jawab:
Dear Melani,
Gusi sering berdarah setiap kali gosok gigi bisa disebabkan oleh cara sikat gigi yang salah (umpama: penekanan berlebih, pilih bulu sikat yang terlalu kasar, atau cara menggosok yang salah), bisa pula karena sudah terjadi peradangan gusi.
Ada beberapa hal penting yang layak dipahami terkait dengan upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut :
A)Cara merawat gigi, gusi dan mulut agar tetap bersih dan sehat :
1. Makanlah panganan yang bergizi (dulu : Empat sehat lima sempurna, sekarang : gizi seimbang).
2. Batasi makan dan minum panganan yang mengandung karbohidrat (gula) seperti es krim, permen, coklat dsb. Kandungan gula inilah yang menyebabkan gigi cepat keropos. Demikian juga dengan makanan-makanan yang lengket, dan tak perlu proses pengunyahan yang cukup, seperti fast food, yang membuat plak gigi mudah terbentuk.
3. Sikat gigi setiap hari pada pagi hari sehabis sarapan dan sesudah makan malam dengan cara yang baik dan benar.
4. Gunakan pasta gigi yang mengandung fluor, karena fluor terbukti bisa menurunkan angka kejadian karies gigi.
5. Melakukan pemeriksaan berkala ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, supaya kalau ada gigi yang mulai bermasalah/berlubang dapat segera ditangani sebelum terlanjur menjadi besar (deteksi dini). Hendaknya dipahami bahwa sekali gigi mulai berlubang, karies ini tidak bisa mengecil lagi tetapi secara pelan tapi pasti akan membesar terus.
B)Gosok gigi sebetulnya dianggap cukup memadai bila dilakukan 2 kali sehari, pada pagi hari setelah sarapan pagi dan pada malam hari sesudah makan malam atau sebelum tidur.
Gosok gigi jadi bagus dan efektif bila cara gosok giginya benar, sehingga semua plak gigi tersapu bersih. Gosok gigi lebih sering boleh-boleh saja tapi jadi sangat tidak praktis.
GOSOK GIGI DENGAN CARA YANG BENAR
Supaya dapat pemahaman yang lebih utuh tt hal ini,saya sampaikan info berikut.
Banyak cara gosok gigi yang bisa diterapkan, namun menurut pengamatan dan pengalaman pamanAGe cara menggosok gigi yang benar dan paling mudah diingat adalah dengan mengingat Sang Saka Merah Merah Putih. Mengapa ?
1. Karena arah gerakan gosok gigi selalu dari bagian berwarna merah (gusi) ke arah bagian berwarna putih (gigi), baik untuk rahang atas dan rahang bawah, untuk permukaan yang menghadap pipi dan bibir serta permukaan yang menghadap lidah. Untuk permukaan kunyah gerakan menjadi keluar masuk dengan sedikit putaran.
2. Gerakan dilakukan searah poros gigi dari gusi menuju ke permukaan gigi dengan sedikit putaran awal dan tekanan ringan saja.
3. Lama menggosok secara keseluruhan biasanya sekitar 2-3 menit.
4. Pilihlah sikat gigi dengan ukuran sesuai dengan mulut kita masing-masing dengan ujung sikat cukup kecil supaya mudah mencapai sudut belakang mulut., dan berbulu skat halus sehinggga tidak melukai gusi atau membuat permukaan gigi aus.
5. Kumur sesudah gosok gigi cukup 1-2 kali saja.
6. Pasta gigi tidak boleh tertelan apa lagi sengaja ditelan.
7. Hendaknya selalu diingat, bahwa bila sesudah gosok gigi, plak gigi masih tersisa di permukaan gigi, berarti gosok gigi kita tidak efektif dan jadinya tidak bermanfaat.
Catatan : gosok gigi dengan arah keluar masuk mulut bisa menyebabkan leher gigi aus (terkikis jadi legok) serta gusi terangkat ke arah akar gigi, sehingga leher gigi jadi terbuka dan jadi ngilu..
C) Gusi yang berdarah adalah tanda sudah terjadinya peradangan dan penyebabnya adalah plak gigi. Plak adalah suatu lapisan lengket sisa makanan (karena tidak dibersihkan dengan tuntas) dan mengandung bakteri yang terus menerus terbentuk di dalam mulut serta melekat pada permukaan gigi dan gusi. Plak tinggal dengan nyaman di batas perlekatan gigi dan gusi, tepi gusi dan permukaan gigi yang kasar, serta di sela-sela gigi. Bila tidak dibersihkan setiap hari, lama-lama plak akan mengeras seperti batu dan berubah menjadi karang gigi (kalkulus) yang sulit dihilangkan sendiri dan harus dibersihkan oleh dokter gigi. Selanjutnya, permukaan kalkulus yang kasar ini akan menjadi tempat menempelnya plak baru sehingga dari hari ke hari timbunan ini akan menjadi makin tebal.
Plak mengandung banyak bakteri, umumya dari golongan Streptokokus Mutans, yang menghasilkan asam yang merusak gigi, gusi, dan tulang. Penyakit gusi timbul sebagai akibat proses peradangan (gingivitis) yang disebabkan plak. Tanpa hadirnya plak, penyakit gusi tidak akan timbul.
Bila dibiarkan peradangan gusi akan bertambah parah, bisa sampai merusak jaringan pendukung gigi dan akhirnya membuat gigi jadi goyang, walaupun prosesnya tentu saja bisa berbulan –bulan atau bertahun-tahun.
Saran :
Jadi masalah utama adalah kehadiran plak, maka :
A) kalau belum, tolong gosok gigi lebih rajin sesuai anjuran (pagi setelah srapan dan malam sesudah makan malam atau sebelum tidur) asal caranya benar.
B) Kalau sudah terjadi peradangan, rasanya anda perlu bantuan dokter gigi dulu untuk mengatasinya. Setelah itu baru mengupayakan hal yang tersebut di atas.
Salam drg. Susanti Effnedi (bibiAGe) - semoga info ini bermanfaat .


