
Inilah daftar pertanyaan yang sering ditanyakan dan penah kami jawab. Coba lihat apakah pertanyaan Anda ada dalam daftar di bawah ini.
gigi berlubang
apakah tidak berbahaya bagi gigi dan kesehatan jika gigi ditambal?dan dimana yang lebih bagus, jika ditambal di pukesmas atau dokter gigi?
Jawab:
Dear Rido,
Secara prinsip : Dalam teknologi perawatan kedokteran dan kesehatan gigi moderen, gigi yang masih bisa diobati dan dirawat secara tuntas tidak dianjurkan untuk dicabut.
Selanjutnya, semua jenis perawatan gigi, yang dilakukan dengan cara yang baik dan benar, sesuai indikasinya dan dilakukan oleh orang yang kompeten (memiliki kewenangan) serta terampil tidak akan memberikan dampak buruk/berbahaya.
Ada beberapa hal yang perlu jadi pemahaman tentang Masalah gigi berlubang :
1. Sekali sebuah gigi berlubang, lubang ini tidak pernah bisa mengecil lagi,
berbeda dengan umpamanya luka pada kulit yang bisa menutup lagi.
2. Satu-satunya penanganan untuk gigi berlubang adalah dengan mengobati, merawat dan akhirnya menambalnya. Cara pengobatan dan penambalan gigi, bergantung pada besar/dalam lubangnya, serta apakah syaraf gigi sudah terkena atau belum. Selama masih bisa diobati dan ditambal, gigi tidak pernah dianjurkan dicabut.
3. Penambalan gigi yang dilakukan sesuai indikasi, mengikuti prosedur dan dilakukan oleh orang yang kompeten dan terampil, seyogyanya tidak mudah rusak lagi. Namun, gigi yang sudah ditambal bisa saja berlubang lagi (disebut karies sekunder) atau tambalannya rusak – kalau ini terjadi sebaiknya segera diperbaiki.
4. Gigi berlubang tidak bisa diatasi dengan pasta gigi, karena pasta gigi adalah bahan pembantu pencegahan gigi supaya tidak cepat berlubang/keropos.
5. Penyebab gigi keropos adalah multi faktor, karena itu upaya pencegahannya juga bukan cuma rajin sikat gigi dengan cara yang baik dan benar saja, namun juga meliputi pengaturan pola dan jenis panganan yang dimakan, banyaknya panganan dengan kandungan gula tinggi, kunjungan berkala ke dokter gigi, penggunaan pasta gigi berfluoride, dan lain lain.
6. Gigi berlubang biasanya terasa ngilu atau sakit; bila gigi berlubang tapi sudah tidak sakit lagi berarti syaraf gigi ini sudah mati.
7. Gigi yang sudah mati dan membusuk bisa saja menyebabkan sakit pada bagian tubuh lain (walaupun tidak selalu), seperti sakit kepala yang tak jelas sebabnya, sakit persendian, sampai kepada kelainan jantung dan ginjal. dsb. Ini disebut Focal Infection (infeksi yang terjadi pada salah satu bagian tubuh tertentu tapi penyebabnya adalah gigi syarafnya sudah mati dan tidak dirawat).
Catatan :
tambal di puskesmas atau dokter gigi pada hakekatnya sama saja, mungkin yang berbeda adalah tempat, fasilitas dan biayanya.
Salam dokter Age (Haryanto AG – pamanAGe) – semoga info ini bermanfaat !


