Inilah daftar pertanyaan yang sering ditanyakan dan penah kami jawab. Coba lihat apakah pertanyaan Anda ada dalam daftar di bawah ini.

gusi berdarah

kenapa gusi saya selalu berdarah ketika menggosok gigi? apa penyebab sariawan menahun?
Jawab:
Dear Khairul,

A> Gusi berdarah :
Gusi yang berdarah adalah tanda terjadinya peradangan .dan penyebabnya adalah plak gigi. Plak adalah suatu lapisan lengket dan mengandung bakteri yang terus menerus terbentuk di dalam mulut serta melekat pada permukaan gigi dan gusi. Plak tinggal dengan nyaman di batas perlekatan gigi dan gusi, tepi gusi dan permukaan gigi yang kasar, serta di sela-sela gigi. Bila tidak dibersihkan setiap hari, lama-lama plak akan mengeras seperti batu dan berubah menjadi karang gigi (kalkulus) yang sulit dihilangkan sendiri dan harus dibersihkan oleh dokter gigi. Selanjutnya, permukaan kalkulus yang kasar ini akan menjadi tempat menempelnya plak baru sehingga dari hari ke hari timbunan ini akan menjadi makin tebal.
Sudah dikemukakan bahwa plak mengandung banyak bakteri, umumya dari gol;ongan Streptokokus Mutans, yang menghasilkan asam yang merusak gigi, gusi, dan tulang. Penyakit gusi timbul sebagai akibat proses peradangan (gingivitis) yang disebabkan plak. Tanpa hadirnya plak, penyakit gusi tidak akan timbul.
Perlu dipahami juga bahwa gosok gigi dikatakan efektif kalau setelah gosok gigi semua plak yang nempel di permukaan gigi tersapu bersih secara tuntas.

B.Sariawan adalah suatu kelainan pada selaput lendir mulut berupa bercak berwarna keputihan dengan permukaan cekung berbentuk bulat, dangkal, dan berbatas tegas karena warna kemerahan di sekitarnya. Penyebabnya sampai sekarang belum dapat dipastikan, namun diketahui adanya beberapa faktor yang berperan, seperti trauma (jejas) karena tergigit, makanan/minuman panas, alergi (cabai, nenas, tembakau), kurang vitamin C atau zat besi., kelainan pencernaan (buang air besar tak teratur), kebersihan mulut kurang terjaga, kondisi tubuh sedang menurun dan faktor stres emosional. Stres ini dan jejas merupakan faktor saling menunjang untuk terjadinya serawan berulang. Sariawan bisa bertahan sekitar 4-20 hari, dan bila dibiarkan bisa sembuh sendiri .
Sampai sekarang belum ada pengobatan yang memuaskan. Bila belum sembuh dalam 20 hari hendaknya diperiksa dengan cermat apakah ada sel kanker dalam tukak ini.
Pengobatan diutamakan untuk meredakan rasa sakit/keluhan saja sebelum diketahui penyebabnya yang pasti. Ada jenis obat berbentuk salep dengan kandungan kortikosteroid yang dioleskan pada permukaan pada luka sariawan.Obat tetes gentian violet, perak nitrat, atau obat kumur dapat membantu mengurangi rasa sakit.
Tindakan pencegahan yang memuaskan juga belum ada. Upaya yang dilakukan biasanya berupa cara-cara menghilangkan faktor-faktor penyebab yang bisa menimbulkan seriawan, seperti menjaga kesehatan umum, kebersihan dan kesehatan mulut, mengurangi jejas pada mulut pada saat sikat gigi atau menggigit, hindari pemakaian pasta gigi yang terlalu pedas/panas, makanan atau alat yang menimbulkan alergi, serta menghilangkan stres emosional.
Ada juga seriawan berupa luka simetris yang terjadi pada langit-langit keras pada bayi, biasanya disebabkan oleh adanya tekanan berlebih puting susu pada langit-langit selama menyusui, mengisap jempol atau menggigit-gigit benda keras lainnya (Bednar’s Apthae)

CARA PENANGGULANGAN SARIAWAN
Cara penanggulangan sariawan adalah dengan obat oles mulut. Bila masih belum terjadi, yaitu baru luka umpamanya kena sodok sikat gigi atau tergigit, cepat-cepat diberi obat oles mulut yang sifatnya antiseptik seperti policresulen, chlorheksidin atau povidone iodine, biasanya cepat menolong dan sariawan jadi “batal” .

Salam dokter Age (Haryanto AG – pamanAGe) Semoga info ini bermanfaat !