kesehatan mulut dari Pepsodent.
Oleh admin
Masalah gigi sensitif dialami paling tidak 30 persen penduduk dunia. Dibutuhkan sebuah terobosan mengatasi sensasinyeri di gigi.
PULUHAN TAHUN LALU, para ahli berburu zat yang dapat mengatasi masalah gigi sensitif secara efektif. Hal ini merupakan pencarian penting terkait problema pada gigi. Faktanya, menurut Prof. Sergio Lima Santiago dalam jurnal General Dentistry terbitan April 2009, masalah gigi sensitif dialami oleh paling tidak 30 persen penduduk dunia.
Angka sesungguhnya diperkirakan menjadi lebih besar, sebab banyak penderita yang mengabaikan keluhan pada giginya. Prof Santiago mengungkapkan, para peneliti telah mengetahui bahwa zat untuk mengatasi masalah gigi sensitif haruslah merupakan senyawa yang dapat mempengaruhi permeabilitas atau daya serap gigi terhadap air dan gas. Ketika pori-pori struktur gigi yang disebut dentin terbuka, cairan di dalamnya akan mengirimkan rangsangan ke saraf pulpa gigi yang menyebabkan berbagai sensasi nyeri. Nah, zat kimia itu akan menutup pori-pori tersebut hingga permeabilitas gigi berkurang dan derajat nyeri akan menurun secara proporsional.
Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mendapatkan senyawa penghambat tersebut. Salah satu hasilnya adalah senyawa berbasis potasium, seperti potasium sitrat dan potasium oksalat.
Sebuah studi menyimpulkan, senyawa yang mudah menyerap ke dalam struktur gigi ini dapat menurunkan daya tembus ke dalam struktur gigi 75-83 persen. Kini, senyawa berbasis potassium itu telah dipakai di pasta gigi untuk gigi yang sensitif.







