
Dapatkan informasi bermanfaat seputar kesehatan mulut dari Pepsodent.
Dari Gusi Turun ke Organ Tubuh
Radang pada gusi yang sering ditandai oleh gusi berdarah ketika menyikat gigi sering dianggap sepele, padahal penelitian membuktikan infeksi lanjut pada gusi dan jaringan penyangga gigi ini ternyata berhubungan dengan berbagai penyakit kelas berat seperti: radang sendi, diabetes, stroke, bayi lahir prematur, kanker pankreas, reaktivasi virus HIV-1, hingga penyakit jantung dan paru-paru.
Hubungan radang gusi dengan kenaikan risiko penyakit jantung koroner ditemukan ilmuwan Jerman, Dr Arne Schaefer, peneliti pada Institute for Clinical Molecular Biology di University of Kiel. Penghubungnya adalah sebuah gen pada kromosom nomor 9 yang sebelumnya telah diketahui berasosiasi dengan infark miokardial (serangan jantung). Kesamaan mutasi gen ini didapat pada 151 pasien pengidap periodontitis tahap awal yang agresif dan 1.097 pengidap jantung koroner. Meski belum diketahui secara pasti bagaimana mekanisme hubungan antara kedua penyakit ini, tindakan preventif untuk mencegah timbulnya penyakit gusi yang lanjut sangat diperlukan. Baik penyakit jantung koroner dan penyakit gusi mempunyai faktor resiko yang sama yaitu merokok, obesitas dan diabetes .
Schaefer telah mempresentasikan temuan itu pada konferensi tahunan European Society of Human Genetics di Wina, Austria, akhir Mei lalu. Pada bulan yang sama, para peneliti Case Western Reserve University School of Dental Medicine dan University Hospitals of Cleveland juga mempublikasikan temuan mereka tentang hubungan antara radang sendi dan radang gusi. "Jika penyakit gusi ditangani dengan baik akan mengurangi gejala sakit, pembengkakan dan rasa kaku di pagi hari pada pasien penderita radang sendi berat," ungkap Nabil Bissada, D.D.S., kepala departemen periodontics di sekolah itu, seperti dilaporkan di Journal of Periodontology, 2009; (80 (4): 535 DOI: 10.1902/jop.2009.080447).
Sebulan sebelumnya, ilmuwan Jepang melaporkan hubungan antara penyakit radang gusi dan HIV-1. Mereka menemukan penyakit periodontal dapat berperan sebagai faktor risiko untuk mereaktivasi virus laten HIV-1. Jauh sebelumnya, sekitar Januari 2007, sekelompok peneliti Amerika melaporkan hubungan antara kanker pankreas dan penyakit gusi .

