Skip to content
Seorang gadis memegang sisi mulutnya

Apa itu sariawan dan cara mencegah sariawan

Istilah sariawan tentunya sudah terdengar akrab di telinga kita, namun apa itu sariawan sebenarnya? Apa bedanya  dengan ulkus di mulut, atau dengan canker sore? Apa penyebab sariawan dan bagaimana cara mencegah sariawan? Artikel ini menjelaskan beberapa miskonsepsi umum tentang sariawan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan Anda tentang sariawan.

Apa itu sariawan?

Kita lebih mengenal istilah sariawan daripada ulkus di mulut walaupun keduanya sebenarnya berhubungan. Sariawan dan ulkus di mulut sama-sama berupa luka atau lesi yang terasa nyeri dan disebabkan oleh kondisi yang disebut stomatitis. Perbedaan utama sariawan dan ulkus di mulut adalah penyebab dan letaknya. Sariawan bisa berupa ulkus di mulut seperti sariawan di bawah lidah, gusi, atau bagian dalam pipi, atau berupa ulkus di luar mulut seperti sariawan di bibir luar atau sariawan di dagu. Singkatnya, ulkus di mulut sudah tentu adalah sariawan, tetapi sariawan belum tentu berupa ulkus di mulut.

Penyebab Sariawan

Penyebab utama sariawan adalah stomatitis, yaitu peradangan pada mulut. Ada dua jenis utama stomatitis:  

1.      Canker sores

Stomatitis jenis ini  menyebabkan tipe sariawan yang paling umum dan biasanya akan sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu. Sifatnya tidak menular dan biasanya disebabkan oleh faktor-faktor seperti defisiensi nutrisi misalnya vitamin atau zat tertentu, oversensitivitas terhadap makanan tertentu, atau luka akibat tergigit. Baca artikel ini untuk mengetahui lebih jauh tentang jenis sariawan canker sore.

2.      Cold sores

Stomatitis jenis ini disebabkan oleh virus herpes tipe 1 dan dapat menular. Ulkus atau sariawan yang muncul biasanya terletak di luar mulut seperti di dagu, bagian bawah hidung, atau sariawan di bibir luar.

Gejala Stomatitis

Gejala stomatitis, selain munculnya sariawan, berbeda untuk canker sores dan cold sores.

1.     Gejala canker sores

Muncul ulkus di mulut yang berbentuk bulat atau oval, dangkal, dan berwarna putih, dibatasi lingkaran kemerahan tanda adanya inflamasi. Ulkus atau sariawan ini bisa berupa sariawan di bawah lidah, gusi, atau langit-langit mulut, terasa nyeri dan bisa menyebabkan sulit makan, namun bisa sembuh sendiri dalam waktu 1-2 minggu untuk kasus minor, dan sekitar 6 minggu untuk kasus mayor

2.     Gejala cold sores

Ulkus yang muncul bergerombol di dalam mulut dan tidak beraturan, atau di luar mulut berupa lepuhan berisi cairan yang bisa pecah jika digaruk. Gejala tersebut juga bisa disertai demam tinggi, pembengkakan gusi, produksi air liur berlebih, kesulitan makan dan menelan yang memunculkan risiko dehidrasi, dan risiko infeksi sekunder.

Cara mengatasi dan mencegah sariawan

Sariawan jenis canker sores biasanya akan sembuh dengan sendirinya, namun untuk mengurangi nyerinya Anda bisa berkumur dengan air garam atau mouthwash, atau mengoleskan madu pada luka sariawan Anda. Pepsodent Mouthwash Herbal Natural dengan formulasi tanpa alkohol efektif membantu melawan bakteri dan memberikan rasa nyaman di mulut. Sedangkan untuk mengatasi cold sores , sebaiknya periksakan ke dokter untuk mendapatkan obat antivirus

Beberapa saran di bawah ini juga dapat membantu Anda mencegah sariawan;

  • Menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, asam folat, dan zat besi.
  • Berhati-hatilah ketika Anda mengunyah makanan atau menyikat gigi supaya jaringan lunak dalam mulut tidak terluka. Gunakan sikat gigi yang sesuai dengan kebutuhan Anda, misalnya dengan bulu sikat yang lembut.
  • Banyak minum air putih.
  • Hindari kontak fisik dengan orang yang sedang menderita cold sores.
  • Cuci tangan Anda secara berkala.

Sekarang setelah Anda mengetahui seluk beluk sariawan, Anda sudah tahu tindakan apa yang perlu diambil  jika sariawan datang.