Sakit Gigi pada Anak: Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi dari Ahlinya!

Sakit gigi pada anak tidak hanya menyakitkan buat si kecil, tapi juga sering merepotkan kedua orang tua di rumah. Anak menjadi resah dan rewel, tidak mau makan bahkan sampai tidak bisa tidur di malam hari. Untuk mengatasi sakit gigi pada anak disarankan untuk segera pergi ke Dokter Gigi pada saat terjadi keluhan.  Akan tetapi, dalam keadaan darurat cara mengatasi sakit gigi pada anak dapat dilakukan dengan memberikan bahan-bahan pereda sakit gigi sebelum dirujuk ke Dokter Gigi.

Penyebab Sakit Gigi Pada Anak

Pada dasarnya, sakit gigi adalah rasa nyeri yang terasa di dalam atau sekitar gigi dan rahang. Rasa nyeri ini makin terasa menyakitkan bila terkena makanan atau minuman dingin dan manis. Dalam kondisi yang lebih parah, rasa nyeri bisa berubah menjadi sakit berdenyut sehingga menimbulkan pusing bahkan sampai mengakibatkan pipi menjadi bengkak. Kalau sudah begini, buah hati Anda pasti rewel dan tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.

Lalu apa sih penyebab sakit gigi pada anak ini? Sakit gigi pada anak dan orang dewasa sebenarnya memiliki penyebab-penyebab yang tidak berbeda jauh, yaitu kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut serta pola makan yang kurang baik yaitu kurang makan makanan berserat.

Sebagaimana diketahui secara umum, anak-anak suka makanan-makanan yang manis atau yang berkadar gula tinggi. Makanan-makanan jenis ini jika tersisa di rongga mulut, bisa jadi sangat berbahaya untuk gigi. Mengapa? Saat makanan tersisa di rongga mulut dan mengendap untuk jangka waktu yang cukup lama, bakteri akan membuat zat gula pada sisa makanan tersebut mampu mengeluarkan zat asam. Zat asam akan merusak lapisan email gigi atau yang disebut dengan gigi berlubang.

Penyebab lain sakit gigi adalah adanya suatu kondisi kesehatan yang mengganggu atau cukup serius yang diderita oleh anak. Hanya saja, sakit gigi yang disebabkan oleh penyakit ini cukup relatif dan tidak sebanyak dan sepasti kerusakan gigi karena makanan.

Memahami Berbagai Persoalan Gigi pada Anak

Agar Anda mendapatkan informasi yang lebih jelas lagi, yuk simak berbagai persoalan gigi yang berikut ini!

1. Tumbuh Gigi Baru

Pada anak di bawah 10-12 tahun, ada kemungkinan sakit gigi disebabkan oleh tumbuhnya gigi baru untuk menggantikan gigi susu. Proses ini kadang melibatkan sobeknya gusi atau penanggalan gigi lama. Tidak jarang, hal-hal tersebut menyebabkan si anak merasa sakit gigi.

2. Gigi Berlubang 

Kebanyakan makan permen, coklat serta berbagai makanan manis lainnya dan juga pemberian susu botol pada waktu tidur malam dapat menyebabkan gigi berlubang. Gigi anak akan terlihat berwarna kecoklatan. Jika dibiarkan dan tidak dilakukan perawatan pada gigi tersebut oleh Dokter Gigi, lama kelamaan kerusakannya akan semakin dalam sehingga mencapai lapisan dentin gigi dan menimbulkan rasa sakit jika terkena makanan.

Gigi berlubang, terutama pada gigi geraham, sering menjadi tempat terselipnya makanan. Nah, dari makanan yang terselip inilah kemudian terjadi proses pembusukan dan lebih jauh merusak bagian dalam gigi sampai mencapai saraf gigi dan menimbulkan rasa sakit berdenyut. Selain itu gigi berlubang pada anak umumnya disebabkan oleh pembersihan gigi yang kurang baik.

3. Gusi Bengkak

Pembusukan makanan oleh bakteri saat makanan tersisa di rongga mulut tidak hanya menyakiti saraf gigi, tapi juga menimbulkan peradangan pada gigi maupun pada gusi. Pembengkakan yang meluas tidak hanya terlihat di dalam mulut namun dapat pula terlihat sampai di pipi. Wajah akan terlihat sembab, disertai rasa sakit yang hebat dan demam, pada keadaan lanjut dapat menyebabkan kesulitan saat menelan.

Cara Mengatasi Sakit Gigi pada Anak

Gigi yang sedang sakit tentu tidak bisa dibiarkan. Rasa sakit yang anak rasakan akan amat mengganggu aktivitasnya. Hal ini tentu akan mengganggu proses pembelajaran yang didapatnya jika ia sudah di usia sekolah. Bahkan jika di usia belum bersekolah pun, sakit gigi akan membuatnya lemas dan malas mengeksplorasi lingkungan sekitarnya. Itu sebabnya, Anda perlu segera membawanya ke Dokter Gigi untuk dilakukan perawatan pada giginya. Dalam kondisi darurat, berikut ini beberapa langkah mengatasi sakit gigi pada anak yang bisa Anda coba!

1. Kumur dengan Air Hangat

Cara tradisional ini memiliki hasil yang ampuh. Anda pun tidak perlu repot menyiapkan bahan, cukup segelas air hangat saja. Biarkan si kecil berkumur beberapa waktu, dan tunggu khasiatnya segera. Jika dibutuhkan, Anda bisa menambahkan garam untuk hasil yang lebih maksimal.

2. Oles Minyak Cengkeh

Minyak cengkeh memiliki kandungan yang dapat menimbulkan efek mati rasa pada gigi dan gusi yang sedang sakit. Nah, Anda bisa menuangkan sedikit minyak cengkeh ke kapas, lalu tempelkan atau selipkan di bagian gigi yang sakit. Minyak cengkeh bertindak sebagai pembius lokal sehingga sakit mereda dan kemudian hilang.

3. Kompres Pipi dengan Air Dingin

Tidak jarang, pipi menjadi bengkak karena gusi sedang bermasalah ketika gigi sakit. Jika hal ini terjadi, Anda bisa mencoba untuk mengompres pipi si kecil dengan air dingin atau air es. Beberapa orang juga mencoba untuk membungkus es batu dan menempelkannya di pipi. Anda bisa mencoba salah satu yang paling cocok dan disukai anak Anda.

4. Bawang Putih

Mudah didapatkan di rumah, bawang putih memiliki kandungan saripati yang bisa meredakan sakit gigi. Anda hanya perlu menggeprek bawang lalu meletakkannya pada gigi yang sedang sakit. Tunggu sampai rasa sakit hilang.

5. Beri Jeruk Nipis

Jeruk nipis juga mampu mengurangi rasa sakit yang muncul. Kandungan vitamin C-nya yang tinggi mampu meredakan sakit gigi. Caranya pun mudah, cukup potong-potong jeruk nipis menjadi potongan kecil, lalu letakkan tepat pada bagian gigi yang sakit. Biarkan selama beberapa menit, kemudian ganti jika masih diperlukan.

6. Beri Obat Pereda Sakit

Pemberian obat pereda sakit sebaiknya digunakan sebagai jalan terakhir jika cara-cara alami lain di atas sudah dicoba, namun belum memberikan hasil yang maksimal. Ada beberapa jenis obat pereda rasa sakit yang cocok untuk sakit gigi pada anak. Obat-obatan in mengatasi sakit gigi pada anak dengan menghambat saraf perasa nyeri atau penyebab nyeri.

Mencegah Sakit Gigi pada Anak

Walaupun ada begitu banyak cara untuk mengatasi sakit gigi pada anak, namun cara terbaik adalah melakukan pencegahan agar sakit gigi tidak terjadi. Untuk itu, Anda perlu mengajari anak untuk melakukan beberapa hal di bawah ini, serta mengadakan pengawasan rutin setiap hari mengingat anak mudah bosan dan belum tahu pentingnya menjaga kesehatan dengan baik dan benar.

1. Membersihkan dan Merawat Gigi dengan Baik

Membersihkan dan merawat gigi dengan baik bisa dilakukan dengan cara menggosok gigi 2 kali sehari. Ajari anak untuk membiasakan diri menggosok gigi di pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur di malam hari. Hal ini penting untuk menghindari adanya makanan yang terselip dan membusuk sehingga merusak gigi dan gusi.

2. Memastikan Kecukupan Fluoride

Fluoride berperan penting untuk menggantikan mineral yang hilang pada gigi, itu sebabnya Anda harus memastikan kecukupan fluoride pada gigi anak. Salah satunya adalah dengan memberikannya pasta gigi dengan fluoride untuk sikat gigi.  Salah satu merek pasta gigi terpercaya yang mengandung fluoride dengan kadar yang tepat untuk anak adalah Pepsodent Pasta Gigi Junior, yang mana pasta gigi ini diformulasikan khusus untuk gigi susu anak. Berpengalaman puluhan tahun melayani kesehatan gigi masyarakat luas, Anda tidak perlu ragu lagi akan formula pasta gigi yang dimiliki oleh Pepsodent. Pastikan Anda melindungi anak Anda dengan pasta gigi yang pasti dan terpercaya.

3. Membiasakan Diet Sehat

Makanan yang masuk ke dalam mulut dan dimakan oleh anak adalah faktor penting lain yang harus diperhatikan. Membiasakan anak untuk memakan makanan yang sehat dan alami adalah kunci menjaga kesehatan gigi yang terbaik. Hindarkan terlalu banyak makan permen, coklat, serta minum minuman bersoda atau yang terlampau manis.

Mencegah sakit gigi juga bisa dilakukan lewat pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Biasakan anak Anda untuk memeriksakan gigi setiap 6 bulan sekali. Dengan rutin ke dokter gigi, kondisi gigi akan selalu terpantau dan bisa dilakukan tahapan-tahapan pencegahan agar tidak terjadi kerusakan dan timbul sakit gigi. Dokter juga akan menyarankan treatment terbaik sesuai dengan kondisi kesehatan gigi anak Anda.


Sumber:

Pedoman Pemeliharaan Kesehatan Gigi dan Mulut Ibu Hamil dan Anak Usia Balita bagi Tenaga Kesehatan di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, 2011

alodokter.com/obat-sakit-gigi-untuk-anak-yang-sebaiknya-orang-tua-berikan

bidanku.com/pertolongan-pertama-ketika-anak-mengalami-sakit-gigi

mediskus.com/obat/obat-sakit-gigi-anak

manado.tribunnews.com/2017/10/30/jangan-remehkan-sakit-gigi-pada-anak-ternyata-bisa-mempengaruhi-bagian-ini

mommyasia.id/1610

viva.co.id/gaya-hidup/kesehatan-intim/991130-tips-pilih-obat-sakit-gigi-untuk-anak

kidscaredental.com/blog/what-should-i-do-if-my-child-has-a-toothache/

smilecenterforkids.com/blog/top-3-toothache-tips-kids/

dentaltownsmiles.com/heres-what-to-do-when-your-child-has-a-toothache/

healthychildren.org/English/health-issues/injuries-emergencies/Pages/Toothaches-in-Children.aspx

TIPS CEPAT

Seruput minuman berasam memakai sedotan untuk mencegah kerusakan email gigi.

Pertanyaan-Pertanyaan Anda Seputar Perawatan Mulut

Temukan saran bermanfaat tentang masalah-masalah kesehatan mulut dalam panduan kami yang dibuat oleh Pepsodent, pakar mulut keluarga

BACA ARTIKEL LAINNYA