Alt text to fill

Memasang ‘Mahkota’ pada Gigi: Seperti Apakah Crown Gigi Itu?

Crown gigi atau dental crown adalah metode pemasangan selubung gigi di atas gigi yang sudah rusak. Tidak hanya melindungi dari kerusakan, crown gigi juga berfungsi untuk mengembalikan bentuk, ukuran dan kekuatan, serta memperbaiki tampilan. Ketika dipasang di atas gigi yang rusak, mahkota gigi tiruan ini akan sepenuhnya membungkus bagian gigi yang muncul di atas gusi. Pemasangan crown gigi membutuhkan beberapa kali kunjungan ke dokter gigi tergantung dari kondisi gigi Anda.

 

Prosedur Pemasangan Crown Gigi

Pemasangan crown gigi harus dilakukan oleh dokter gigi. Jangan khawatir, karena pemasangan crown gigi ini tidak semenyeramkan seperti yang Anda bayangkan. Pemasangan dan pencetakan mahkota biasanya dilakukan di hari yang berbeda, sehingga Anda memerlukan waktu dua hari.

 

Pertama-tama Anda akan diminta untuk rontgen pada area sekitar gigi yang akan dipasang mahkota gigi. Jika pada gigi tersebut ada pembusukan atau ada kemungkinan infeksi, Anda perlu melakukan perawatan akar gigi. Prosedur pemasangan crown gigi dilakukan dengan mencetak gigi sesuai dengan kondisi Anda. Dari cetakan ini, crown gigi akan selesai 2-3 minggu. Sementara itu, dokter akan memberikan mahkota sementara untuk melindungi gigi Anda. Nantinya, mahkota sementara tersebut akan diganti oleh mahkota permanen.

5 Jenis Crown Gigi yang Bisa Anda Pakai

Crown gigi sejatinya bisa dipasang permanen dan memiliki bermacam jenis seperti logam, resin, atau porselen/keramik, dan sebagainya. Dari sederet jenis bahan crown gigi ini, sayangnya dokter gigi terkadang tak bisa menjelaskan secara detail tentang manfaat dan kegunaannya. Crown gigi memiliki bermacam jenis bahan yang bisa disesuaikan dengan keinginan dan kebutuhan Anda. Di bawah ini adalah penjelasannya agar Anda dapat tidak salah pilih crown gigi.

 

Stainless Steel

Crown gigi stainless steel adalah mahkota pre-fabricated sementara yang digunakan pada gigi permanen maupun gigi susu. Umumnya jenis mahkota gigi ini digunakan untuk anak-anak karena dipasang guna menutupi gigi susu yang sudah rusak.

 

Logam

Dental crown yang terbuat dari logam terbilang kuat dan tidak mudah rusak. Bahkan ada beberapa kasus dental crown yang dapat bertahan lama. Biasanya lantaran warna dari jenis ini sangat berbeda dengan warna gigi asli, umumnya logam menjadi pilihan untuk melapisi gigi yang tidak tampak dari luar seperti gigi geraham.

 

Campuran Porselen dan Logam

Pelapis gigi berjenis ini terbuat dari campuran porselen dan logam, sehingga terlihat mirip dengan gigi yang asli. Oleh sebab itu, jenis ini menjadi pilihan utama untuk gigi depan. Sayangnya crown gigi jenis porselen bisa retak bahkan patah dan tidak sekuat dengan logam.

 

Resin

‘Ada harga ada barang’. Karena harganya yang tergolong murah dibandingkan dengan jenis lain, mahkota tiruan resin lebih mudah rusak dan lebih rentan patah. Tidak hanya itu, mahkota berjenis ini juga lebih cepat aus.

 

Keramik atau Porselen

Crown gigi berjenis keramik atau porselen umumnya dijadikan pilihan untuk gigi bagian depan atau  yang tampak dari luar. Warna dari keramik atau porselen lebih serupa dengan warna gigi asli.  Jenis ini juga cocok untuk Anda yang punya alergi terhadap material berbahan logam.

 

Untuk terhindar dari rusaknya gigi, jagalah kesehatan gigi Anda dengan rutin menyikat gigi dengan sikat gigi yang lembut dan halus namun tetap mampu membersihkan secara maksimal. Anda bisa menggunakan sikat gigi Pepsodent Double Care Sensitive Soft yang dirancang untuk membersihkan gigi secara lembut dan menyeluruh. Dengan bulu sikat berukuran 0,01 mm yang mempermudah Anda dalam membersihkan hingga ke sela-sela gigi dan leher 3 sudut untuk menjangkau bagian belakang gigi, menjaga kesehatan gigi menjadi lebih mudah dan nyaman.

Bagikan ini

AddThis is disabled because of cookie consent