gusi berdarah pada anak

5 Penyebab Gusi Bengkak dan Berdarah Pada Anak

5 Penyebab Gusi Bengkak dan Berdarah Pada Anak

      1. Kekurangan vitamin C dan K

      2. Radang gusi

      3. Bengkak karena mau tumbuh gigi

      4. Abses gigi

      5. Periodontitis (Infeksi gusi)

Saat menjaga kesehatan mulut anak, tidak cuma kesehatan gigi yang harus jadi perhatian. Peran gusi sebagai penyangga dan pelindung gigi sangat penting, sehingga kesehatan gusi tentu memiliki pengaruh besar pada kesehatan gigi.

Sebaliknya, kesehatan gigi juga berkaitan dengan kesehatan gusi, karena masalah gusi seperti gusi berdarah pada anak seringkali terjadi akibat masalah pada gigi. Karena itulah, kesehatan gusi tak boleh luput dijaga dan tak kalah penting dengan kesehatan gigi.

Salah satu masalah kesehatan yang umum terjadi pada gusi adalah gusi berdarah. Masalah ini bahkan tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja, tapi juga anak-anak. Terkadang gusi bahkan bisa berdarah walaupun tidak terasa sakit dan tidak terluka.

Mengapa hal ini bisa terjadi? Beberapa hal berikut ini bisa jadi penyebab gusi bengkak dan berdarah pada anak:

1. Kekurangan vitamin C dan vitamin K

Kesehatan gigi sangat dipengaruhi oleh asupan vitamin C yang menjaga sistem imun dan mempercepat penyembuhan luka, serta asupan vitamin K yang membantu pembekuan darah dan memperkuat tulang dan gigi. Karena itu, bila asupan vitamin C dan vitamin K tidak cukup, gusi berdarah pada anak bisa terjadi.

2. Radang gusi (gingivitis)

Radang gusi atau gingivitis adalah keadaan gusi yang membengkak dan meradang, sehingga mudah berdarah. Penyebabnya adalah plak pada garis gusi yang terkumpul dan menjadi tempat berkumpulnya bakteri, sehingga menyebabkan radang gusi. Bila tidak segera diatasi, radang gusi bisa menyebabkan masalah kesehatan gigi yang lebih parah.

3.   Mau tumbuh gigi

Masalah pada gusi berdarah pada anak tak jarang disebabkan oleh tumbuh gigi, terutama bila gigi yang baru bertabrakan dengan gigi yang lama dan menyebabkan gusi terbuka. Bakteri yang masuk melalui gusi yang terbuka inilah yang menjadi penyebab gusi berdarah.

4.   Periodontitis

Radang gusi atau gingivitis yang tidak segera diatasi bisa menyebabkan periodontitis, yaitu infeksi pada gusi dan jaringan penghubung antara gigi dan gusi. Periodontitis yang parah bahkan juga bisa menyebabkan gigi menjadi goyang dan tanggal.

gusi berdarah pada anak

Pencegahan gusi bengkak dan berdarah sebenarnya sederhana dan tidak sulit dilakukan. Masalah seperti radang gusi, abses gigi, dan periodontitis bisa dicegah dengan rajin menyikat gigi secara rutin, setidaknya 2 kali sehari.

Tentu saja, pasta gigi dengan fluoride juga penting, karena kandungan fluoride dapat memperkuat gigi dan melindungi gigi dari kerusakan, sehingga membantu mencegah gigi berlubang yang sering jadi penyebab gusi bengkak dan berdarah. Selain itu, asupan nutrisi yang cukup, terutama vitamin C dan vitamin K, dari konsumsi buah dan sayuran, juga diperlukan untuk mencegah gusi bengkak dan berdarah.

Agar si kecil lebih bersemangat menyikat gigi serta merawat kesehatan gigi dan gusinya, pilih pasta gigi dengan fluoride yang memiliki rasa yang dia sukai, seperti Pasta Gigi Anak Pepsodent Sweet Strawberry. Gunakan juga sikat gigi khusus anak seperti Sikat Gigi Pepsodent Kids yang memiliki bulu sikat halus, sehingga tak akan melukai gusi si kecil dan mengurangi resiko gusi berdarah. Dengan gusi sehat, gigi sehat si kecil pun lebih terjaga.

Bagikan ini