Gigi terasa ngilu saat terbentur gelas, atau mungkin saat terjatuh dengan posisi dagu terlebih dahulu? Rasa ngilu ini terasa menusuk, hingga membuat Anda spontan meringis sambil berharap cepat hilang. Namun yang jadi masalah, ngilu karena benturan bukan hal sepele. Jadi sebelum rasa ngilu itu berubah jadi masalah besar, Anda harus tahu cara mengatasi gigi ngilu akibat benturan dengan langkah yang tepat.
Trauma gigi sebenarnya tidak selalu terlihat dari luar. Kadang rasanya hanya ngilu yang numpang lewat, goyang halus, atau bentuk gigi yang sedikit berubah. Secara umum, trauma gigi bisa dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni cedera pada struktur gigi dan cedera pada jaringan penyangga gigi. Berikut penjelasannya:
Jenis trauma ini terjadi langsung pada bagian keras gigi, seperti enamel, dentin, hingga saraf di dalamnya.
Retakan kecil di permukaan luar gigi. Sekilas terlihat sepele. Tapi kalau dibiarkan bisa membuat gigi berubah warna atau membuat retakannya semakin besar.
Biasanya terlihat seperti serpihan kecil yang lepas dari tepi gigi. Kalau potongan giginya masih ada, dokter bisa menempelkannya lagi. Kalau tidak, bisa diperbaiki dengan bahan tambal resin yang warnanya menyerupai gigi asli.
Cedera yang lebih dalam, karena sudah mengenai lapisan dentin. Kalau retakannya sudah dekat dengan saraf, dokter biasanya memberi lapisan pelindung dulu sebelum menutupnya dengan tambalan.
Kalau sudah sampai saraf gigi, biasanya akan terasa sangat nyeri. Dalam kasus ini, dokter bisa saja menyarankan perawatan saluran akar agar gigi tetap bisa diselamatkan.
Jenis cedera ini terjadi pada jaringan di sekitar gigi, seperti gusi, ligamen periodontal, dan tulang alveolar.
Gigi terasa ngilu atau nyeri saat ditekan, tapi tidak goyah atau bergeser. Meski terlihat ringan, kondisi ini perlu dipantau untuk memastikan tidak ada kerusakan saraf.
Akibat benturan, gigi bisa jadi agak longgar dan gusi di sekitarnya berdarah. Biasanya dokter akan menstabilkan gigi dengan alat penyangga (splint) agar jaringan bisa pulih.
Benturan keras bisa membuat gigi terdorong ke depan, ke belakang, atau miring. Dalam kasus ini, dokter akan mengembalikan posisi gigi dan menahannya sementara dengan splint.
Ini adalah bentuk trauma paling serius, di mana gigi keluar sepenuhnya dari soketnya. Kalau hal ini terjadi, jangan panik. Simpan giginya dalam susu atau cairan saline, lalu segera ke dokter gigi. Semakin cepat ditangani, peluang gigi untuk diselamatkan masih ada.
Saat gigi terbentur dan mulai terasa ngilu, usahakan untuk tetap tenang. Langkah pertama yang Anda lakukan bisa menentukan apakah gigi masih bisa diselamatkan atau tidak. Berikut beberapa cara mengatasi gigi ngilu akibat benturan dan langkah darurat yang bisa Anda lakukan:
Gigi yang lepas total akibat benturan harus segera diatasi. Berikut langkah yang bisa Anda lakukan:
Gigi yang patah atau retak akibat benturan juga perlu tindakan cepat agar tidak semakin rusak. Berikut penanganan daruratnya:
Kadang benturan tidak sampai membuat gigi patah, tapi meninggalkan rasa ngilu yang menusuk. Tapi tetap saja, ini tanda bahwa gigi mengalami trauma. Jika Anda mengalami ini, berikut penanganannya:
Selama kondisinya tidak parah, gigi ngilu sebenarnya bisa diatasi dengan cara-cara sederhana. Bahkan, Anda bisa mengurangi rasa sakitnya dengan pasta gigi khusus untuk gigi ngilu.
Mulailah dengan Pepsodent Sensitiv Expert Maxi Repair, pasta gigi dengan HAP mineral yang mampu membentuk lapisan pelindung kuat di atas dentin, menutup lubang-lubang halus penyebab ngilu, dan menjaga ketahanan gigi agar tetap sehat dan nyaman lebih lama.
Lengkapi juga kebiasaan harian Anda dengan sikat gigi Pepsodent Nanosoft Sensitive yang punya bulu sikat ultra lembut berukuran 0.01 mm. Sikat gigi ini 20x lebih lembut dan mampu membersihkan gigi dan gusi sensitif tanpa rasa perih. Dengan perawatan yang lembut namun efektif, rasa ngilu tak lagi jadi penghalang.