Apa kamu memiliki masalah dengan gigi sensitif? Bagi mereka yang mengalaminya, ini jelas bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya, banyak yang kemudian mengandalkan pasta gigi sensitif. Namun, apa benar kandungan pasta gigi untuk gigi sensitif memang efektif mengurangi ngilu?
Sebelum membahas tentang cara mengatasi gigi sensitif, ada baiknya kamu memahami apa saja yang bisa memicu masalah ini. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih berhati-hati dan mencegah kondisi ini semakin parah.
Mungkin kamu berpikir bahwa menyikat gigi dengan keras akan membuat gigi lebih bersih. Sayangnya, kebiasaan ini justru bisa mengikis lapisan enamel gigi secara perlahan dan membuka lapisan dentin yang berada di bawahnya.
Lapisan dentin ini sangat sensitif. Saat kamu mengonsumsi minuman panas atau dingin dan mengenai lapisan ini, saat itulah kamu merasakan ngilu yang mengganggu.
Soda, jus jeruk, wine, dan makanan manis lainnya bisa mengikis enamel gigi secara bertahap, apalagi jika kamu mengonsumsinya dalam jumlah banyak dan sering. Asam dan gula pada makanan dan minuman ini akan melemahkan struktur gigi. Inilah yang membuat dentin jadi lebih mudah terpapar.
Untuk mengembalikan warna putih alami gigi, banyak orang menggunakan produk pemutih gigi. Tapi perlu diingat, penggunaan yang berlebihan atau tidak sesuai petunjuk juga bisa menyebabkan gigi sensitif.
Banyaknya pilihan pasta gigi sensitif terkadang justru membuat orang sulit memilih. Jika masih bingung, perhatikan kandungan berikut ini sebagai cara memilih pasta gigi sensitif yang paling cocok untuk kamu:
Ini adalah salah satu kandungan utama dalam pasta gigi untuk gigi sensitif. Kemampuannya Potassium nitrate mampu menenangkan saraf di gigi agar tidak mengirimkan sinyal nyeri ke otak.
Coba gunakan pasta gigi yang mengandung potassium nitrate selama empat minggu. Kamu pasti akan merasakan perbedaannya.
Novamin adalah teknologi canggih yang berfungsi seperti semen alami untuk gigi. Saat digunakan, kandungan ini akan menempel pada area gigi yang terbuka dan membentuk lapisan mineral yang kuat.
Selain membantu menutup pori-pori gigi untuk mengurangi sensitivitasnya, aluminium lactate juga berfungsi meredakan peradangan gusi dan mencegah gusi berdarah. Bahkan, kombinasi aluminium lactate dengan potassium nitrate terbukti lebih ampuh dibanding hanya menggunakan potassium nitrate saja.
Arginine telah lama dikenal sebagai salah satu solusi ampuh untuk mengatasi gigi sensitif. Dengan konsentrasi 8%, arginine dapat mengurangi rasa ngilu dalam waktu hingga 24 minggu.
Kandungan ini dapat membantu menjaga sumbatan pada pori-pori gigi agar tetap bertahan, bahkan saat terpapar asam dari makanan atau minuman. Itu artinya, perlindungan yang diberikan lebih lama dan lebih stabil dibanding kandungan lainnya.
IPMP adalah agen antibakteri yang efektif untuk mencegah radang gusi, terutama pada tahap awal. Kandungan ini juga membantu menghilangkan plak yang menumpuk serta meredakan peradangan pada jaringan periodontal, yaitu struktur penyangga yang menjaga gigi tetap kuat menempel di rahang.
GK2 merupakan turunan dari asam glycyrrhizic yang diekstrak dari tanaman licorice. Kandungan ini bersifat antibakteri berkat adanya isomer thymol, yakni sejenis minyak esensial alami. Bila digunakan secara rutin selama tiga bulan bersama IPMP, kandungan GK2 terbukti mampu mengurangi gejala radang gusi secara signifikan.
Selain menggunakan pasta gigi yang tepat, kamu juga perlu mengubah gaya hidup menjadi lebih baik. Untuk membantu mengurangi keluhan gigi sensitif, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:
Teknik menyikat gigi punya pengaruh besar terhadap kesehatan enamel. Untuk itu, gunakan sikat gigi berbulu halus, dan sikatlah dengan gerakan lembut dan memutar. Hindari gerakan maju-mundur yang kasar karena bisa mengikis lapisan pelindung gigi.
Kandungan fluoride pada obat kumur ini dapat membantu memperkuat enamel sekaligus meredakan ngilu akibat gigi sensitif. Pilih produk yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif dan gunakan secara rutin setelah menyikat gigi. Namun agar bekerja lebih optimal, pastikan jangan membilas mulut segera setelah berkumur.
Makanan dan minuman yang tinggi gula dan asam bisa memperparah masalah gigi sensitif. Untuk meminimalisir efeknya, coba gunakan sedotan. Dengan cara ini, cairan tidak akan langsung menyentuh gigi.
Jika ingin menyikat gigi setelah makan makanan asam, tunggu setidaknya 30 menit. Ini akan memberi waktu bagi enamel untuk pulih.
Gusi yang sehat berperan penting melindungi akar gigi dari paparan langsung. Karena itu, bersihkan sela-sela gigi dengan dental floss secara rutin. Lakukan pemeriksaan ke dokter gigi minimal dua kali setahun. Pencegahan penyakit gusi juga bisa jadi kunci mengurangi rasa ngilu.
Kebiasaan seperti menggigit es batu, membuka kemasan dengan gigi, atau mengunyah benda keras bisa menyebabkan retakan kecil pada gigi. Meski tampak sepele, retakan ini bisa memperparah gigi sensitif.
Untuk mengatasi gigi sensitif, kamu bisa menggunakan Pepsodent Sensitive Expert. Pasta gigi ini mampu meredakan ngilu hanya dalam 30 detik. Cukup oleskan langsung ke bagian gigi yang sensitif dan pijat lembut selama 30 detik, ngilu pun hilang. Kandungan seperti potassium citrate, zinc, hydroxyapatite, dan fluoride di dalamnya bekerja cepat dan langsung menenangkan saraf gigi.
Agar hasilnya lebih optimal, padukan dengan sikat gigi Pepsodent Nanosoft Sensitive. Dibandingkan dengan sikat gigi biasa, bulu sikatnya 20x lebih lembut. Dengan teknologi Nanosoft, sikat ini mampu membersihkan hingga 4 lapis plak dalam sekali sikat. Menjangkau bagian terdalam mulut juga tidak lagi menjadi masalah.