Mengapa Gigi Terasa Ngilu Saat Memakan Makanan Dingin?

Mengapa Gigi Terasa Ngilu Saat Memakan Makanan Dingin?

Pernah merasa gigi ngilu saat minum minuman dingin atau makan es krim? Kalau kamu sering mengalaminya, hampir bisa dipastikan ada masalah dengan gigimu. Masalah gigi sensitif seperti ini memang bisa dialami oleh siapa saja. Bukan Cuma saat minum minuman dingin, gigi ngilu saat makan manis juga termasuk salah satu tanda kalau kamu memiliki masalah gigi sensitif.

Saat rasa ngilu semakin terasa mengganggu, banyak yang memilih untuk menghindari minuman dan makanan dingin. Padahal, semua itu hanyalah solusi semu dan bersifat sementara. Tanpa memahami penyebab gigi ngilu dan cara mengatasinya, rasa takut justru akan menghantuimu selamanya. Untuk itu, kamu juga perlu tahu kenapa gigi terasa ngilu.

 

1.   Kehilangan lapisan email gigi

Gigi memiliki anatomi yang menarik. Di bagian terluar, terdapat lapisan email yang mengandung 95% kalsium fosfat. Lapisan email inilah yang melindungi jaringan vital dalam gigi.

Saat lapisan email menipis atau bahkan hilang, gigi tidak lagi memiliki perlindungan yang cukup kuat. Efek dari minuman atau makanan dingin yang dikonsumsi akan cepat menjalar hingga syaraf gigi. Inilah yang kemudian membuat gigi terasa ngilu setiap kali mengkonsumsi minuman atau makanan dingin.

Penyebab menipisnya atau hilangnya lapisan email sendiri bisa cukup bervariasi. Namun dalam banyak kasus, hal ini bisa disebabkan oleh kebiasaan menyikat gigi terlalu keras atau terlalu sering mengkonsumsi minuman atau makanan yang terlalu asam. Jadi kalau kamu bertanya kenapa gigi ngilu, letak permasalahannya sebenarnya ada di sini.

2.   Cavity

Ada alasan kenapa setiap orang perlu membatasi minuman atau makanan manis. Selain karena meningkatkan gula darah hingga berpotensi menyebabkan diabetes, minuman dan makanan manis juga dapat menyebabkan munculnya plak pada permukaan gigi.

Plak sebenarnya merupakan produk sampingan dari bakteri yang ada di dalam mulut. Bakteri ini sangat menyukai gula. Saat kamu mengkonsumsi makanan manis, bakteri ini akan ikut memakan gula tersebut dan menghasilkan selaput lengket. Selaput lengket inilah yang kemudian disebut dengan plak.

Sekilas, plak memang terlihat seperti lapisan yang hanya mengganggu estetika. Namun dibalik itu semua, plak juga memiliki kandungan asam yang dapat mendemineralisasi email gigi.

Perlahan tapi pasti, lapisan email akan semakin menipis akibat kebiasaan mengkonsumsi makanan manis dan plak yang tidak segera diatasi. Jika lapisan email sudah tidak ada lagi, bakteri dan asam akan lebih mudah menjangkau bagian gigi yang lebih lunak. Rasa ngilu saat mengkonsumsi minuman atau makanan dingin pun jadi terasa lebih sering.

 

3.   Gingivitis

Plak yang tidak segera diatasi tidak hanya bisa merusak gigi. Gusi juga bisa terkena imbasnya. Saat mengeras di permukaan gigi, plak akan menjadi tartar atau karang gigi. Plak dan karang gigi adalah kombinasi yang buruk bagi gusi. Jika tidak segera diatasi, gusi bisa mengalami inflamasi, bengkak, pendarahan bahkan infeksi.

Gusi yang mengalami inflamasi dapat meningkatkan sensitivitas gigi. Inilah yang kemudian menyebabkan gigi terasa ngilu saat mengkonsumsi minuman atau makanan dingin.

***

Gigi sensitif tidak bisa sembuh dengan sendirinya. Menghindari minuman atau makanan dingin juga tidak akan menyelesaikan inti permasalahan yang sebenarnya. Agar rasa ngilu tidak kembali lagi, kamu butuh solusi yang mampu mengatasi masalah gigi sensitif hingga ke akarnya.

Pepsodent Sensitive Mineral Expert Sensitivity Treatment Extra Fresh adalah pasta gigi yang dibuat secara khusus untuk membantu mengatasi gigi ngilu. Kandungan Active Remin ComplexTM di dalamnya akan membantu membentuk lapisan mineral alami gigi. Dengan teratur menggosok gigi 2 kali sehari selama minimal 2 menit, masalah gigi ngilu bisa diatasi dan cegah ngilu datang kembali.

Bagikan ini