Gigi ngilu setelah ganti karet behel, setiap orang yang menggunakan behel pasti pernah mengalaminya. Fenomena ini sebenarnya lazim terjadi. Karena itu juga, masalah ini jelas bisa diatasi. Namun sebelum membahas solusi, kenapa rasa ngilu itu begitu sering terjadi?
Meski banyak yang menggunakan behel karena alasan estetika, fungsi behel sebenarnya jauh lebih dari itu. Behel bekerja secara sistematis untuk memperbaiki struktur gigi dan rahang agar mulut bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Itulah kenapa, meski prosesnya terasa tidak nyaman, hasil akhirnya sering sepadan. Berikut beberapa fungsi behel yang perlu Anda tahu.
Gigi yang berjejal atau tidak sejajar sering menyisakan celah yang sulit dijangkau sikat gigi. Akibatnya, plak dan sisa makanan mudah menumpuk. Di sini, behel membantu merapikan susunan gigi agar gigi lebih mudah dibersihkan. Dalam jangka panjang, behel juga bisa menurunkan risiko gigi berlubang dan masalah gusi.
Masalah susunan gigi punya kaitan erat dengan posisi rahang yang tidak ideal. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu nyeri rahang, hingga gangguan sendi rahang. Behel dapat membantu menjaga gigi atas dan bawah agar tetap seimbang. Jadi, mengunyah pun terasa lebih nyaman.
Susunan gigi yang tidak rata membuat tekanan kunyah tidak tersebar merata. Beberapa gigi bekerja terlalu keras, sementara yang lain nyaris tidak terpakai.
Dalam hal ini, behel dapat membantu mengatur ulang posisi gigi agar beban mengunyah terbagi dengan lebih merata. Karena beban lebih terbagi, aktivitas makan terasa lebih nyaman. Risiko gigi sensitif akibat tekanan berlebih pun bisa diminimalisir.
Jika setiap ganti karet behel gigi terasa ngilu, sebenarnya itu bukan tanda ada yang salah. Justru sebaliknya, itu pertanda bahwa behel sedang bekerja.
Saat karet behel diganti, biasanya dokter akan memasang karet dengan tingkat kekencangan yang baru. Ini dilakukan untuk melanjutkan proses pergerakan gigi ke posisi yang sudah direncanakan. Perubahan tekanan inilah yang membuat gigi dan jaringan di sekitarnya kaget untuk sementara waktu.
Rasa ngilu juga bisa terasa lebih jelas karena saraf gigi menjadi lebih sensitif selama proses penyesuaian. Itu sebabnya, gigi bisa terasa ngilu saat digunakan untuk mengunyah, bahkan saat terkena makanan atau minuman dingin dan panas.
Biasanya, gigi ngilu setelah ganti karet behel akan mulai terasa beberapa jam setelah kontrol. Setelah itu, rasa ngilu perlahan berkurang seiring gigi mulai beradaptasi dengan tekanan baru.
Ngilu setelah ganti karet behel jelas bukan kondisi yang harus diterima begitu saja. Ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan untuk membantu tubuh beradaptasi dan membuat rasa ngilu cepat mereda. Berikut beberapa caranya:
Saat gigi sedang sensitif, hindari dulu makanan keras, lengket, atau terlalu panas dan dingin. Beri waktu gigi untuk beradaptasi. Makanan bertekstur lembut seperti sup hangat, bubur, atau telur bisa jadi pilihan yang aman. Dengan mengurangi tekanan saat mengunyah, rasa ngilu biasanya akan lebih cepat mereda.
Jika rasa ngilu cukup mengganggu, Anda boleh mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol. Obat ini bisa membantu menekan rasa sakit sementara, terutama di hari-hari awal setelah ganti karet. Namun, jangan jadikan obat sebagai solusi jangka panjang. Jika nyeri terus berlanjut, lebih baik konsultasi ke dokter gigi.
Banyak orang memilih malas sikat gigi saat gigi ngilu. Padahal, kebersihan gigi justru sangat penting di masa-masa seperti ini.
Saat gigi terasa sensitif, gunakan sikat gigi berbulu lembut. Sikat dengan tekanan ringan, dan fokuskan pada area sekitar behel agar tidak ada plak yang menumpuk. Perlu dicatat, plak bisa memperparah gigi sensitif dan membuat gusi mudah meradang.
Pasta gigi untuk gigi sensitif memiliki kandungan tertentu yang dapat membantu menenangkan saraf gigi. Pastikan saja untuk menggunakannya secara rutin, dan bukan hanya saat gigi terasa ngilu. Efeknya memang tidak instan, tapi dalam jangka waktu tertentu, gigi akan terasa lebih nyaman.
Ini poin yang sering diremehkan, tapi justru paling penting. Rasa ngilu setelah ganti karet behel umumnya bersifat sementara. Tubuh Anda sedang beradaptasi dengan tekanan baru. Selama Anda merawat gigi dengan baik dan mengikuti anjuran dokter, rasa ngilu biasanya akan berkurang dengan sendirinya dalam beberapa hari.
Rasa ngilu setelah ganti karet behel memang tidak bisa dihindari sepenuhnya. Meski begitu, rasa tidak nyaman ini bisa ditekan agar tidak semakin mengganggu.
Untuk membantu mencegah gigi ngilu datang kembali, Anda bisa menggunakan Pepsodent Expert Maxi Repair. Pasta gigi ini dilengkapi kandungan HAP mineral yang membantu membentuk lapisan kuat dan tahan lama di atas dentin. Lapisan ini berfungsi menutup lubang-lubang kecil pada dentin secara menyeluruh, sehingga rangsangan yang memicu ngilu tidak mudah mencapai saraf gigi.
Agar hasilnya lebih maksimal, kombinasikan dengan sikat gigi Pepsodent Nanosoft Sensitive. Dengan bulu sikat berdiameter 0,01 mm yang 20 kali lebih lembut, sikat gigi ini dirancang khusus untuk membersihkan gigi dan gusi sensitif tanpa memberikan tekanan berlebih. Jadi, cocok digunakan saat gigi sedang ngilu maupun sebagai perawatan rutin bagi pengguna behel.