Di antara semua prosedur perawatan gigi, cabut gigi selalu masuk dalam daftar teratas. Tapi ada satu pertanyaan yang justru muncul setelah prosedur selesai. Kapan saya boleh sikat gigi setelah cabut gigi?
Jika ditanya bolehkah sikat gigi setelah cabut gigi, jawabannya sederhana, yakni tunggu 24 jam sebelum menyikat gigi di area sekitar bekas pencabutan. Tapi kenapa harus menunggu selama itu?
Begitu gigi Anda dicabut, tubuh langsung memulai mekanisme penyembuhan alami. Dalam beberapa menit pertama, darah mulai mengalir ke lubang bekas gigi dan membentuk bekuan. Bekuan tersebut melindungi tulang rahang yang terbuka, ujung saraf yang sensitif, dan mencegah bakteri masuk ke dalam luka.
Pada 24 jam pertama, bekuan ini masih sangat rapuh. Jika Anda menyikat gigi terlalu cepat, terutama di area bekas cabutan, risiko mengangkat atau merusak bekuan sangat tinggi.
Setelah 24 jam, Anda sudah boleh kembali menyikat gigi. Namun ini bukan sinyal untuk langsung menyikat seperti biasa.
Gunakan sikat gigi berbulu sangat halus atau ekstra lembut. Hindari area bekas pencabutan sepenuhnya. Selain itu, jangan meludah atau berkumur-kumur terlalu keras.
Kebiasaan ini harus terjaga, setidaknya hingga 3 hari lamanya. Setelah memasuki hari ketiga, luka sudah mulai menutup. Di titik ini, Anda bisa mulai menyikat gigi dengan lebih normal, namun tetap harus hati-hati, khususnya di area bekas pencabutan.
Sekarang, mungkin Anda penasaran. Apa yang terjadi jika langsung menyikat gigi sembarangan? Berikut bahayanya:
Bekuan darah di lubang bekas gigi sangat rapuh selama 24-72 jam pertama. Jika Anda terlalu keras menyikat gigi, pendarahan bisa saja terjadi. Dalam kasus tertentu, pendarahannya bahkan bisa berkepanjangan, terutama jika ada gangguan pembekuan.
Mulut pada dasarnya penuh dengan bakteri. Hanya saja, sistem imun dan saliva menahannya. Ketika bekuan rusak, bakteri bisa masuk ke luka terbuka. Awalnya mungkin hanya sedikit pembengkakan atau ada sensasi hangat. Akan tetapi, infeksi bisa cepat berkembang.
Masalah ini bisa terjadi ketika bekuan darah hilang terlalu cepat, hingga meninggalkan tulang dan saraf terbuka. Nyeri yang muncul biasanya tajam, berdenyut, dan bisa menjalar ke telinga, mata, pelipis, atau leher. Rasa sakit ini bisa muncul 2-4 hari pasca pencabutan dan bisa bertahan seminggu lebih.
Selain ketiga bahaya utama di atas, menyikat gigi terlalu keras juga bisa menyebabkan jahitan terlepas dan pembengkakan yang lebih parah. Proses penyembuhan juga terhambat. Jika normalnya cuma butuh waktu seminggu, Anda mungkin akan butuh waktu hingga beberapa minggu hingga benar-benar sembuh.
Cabut gigi memang tidak nyaman. Namun, perawatan yang tepat setelah prosedur ini bisa mempercepat pemulihan dan meminimalkan rasa sakit. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan setelah cabut gigi:
Selama 24 jam pertama, aplikasikan kompres dingin pada pipi Anda selama 15-20 menit setiap jamnya. Ini membantu menekan pembengkakan dan meredakan nyeri.
Setelah 24 jam, ganti kompres dingin dengan kompres hangat. Kompres hangat dapat meningkatkan aliran darah ke area pencabutan sehingga mempercepat proses penyembuhan. Lakukan ini beberapa kali sehari selama 15-20 menit.
Minum cukup air sangat penting agar mulut tetap lembap dan jaringan di sekitar gigi yang dicabut lebih cepat sembuh. Hindari minum menggunakan sedotan. Perlu dicatat, menghisap dengan kuat bisa mengganggu bekuan darah di area bekas cabutan dan berpotensi menunda penyembuhan.
Jika dokter gigi meresepkan antibiotik atau obat anti-inflamasi, pastikan Anda meminumnya sesuai dosis dan jadwal yang diberikan. Obat ini akan membantu mencegah infeksi dan mengurangi peradangan.
Selain itu, beberapa suplemen seperti vitamin C, vitamin D, dan zinc juga dapat mendukung sistem imun dan membantu proses pemulihan. Meski demikian, konsultasikan dengan dokter sebelum menambahkan suplemen.
Beberapa hari pertama setelah cabut gigi, sebaiknya hindari aktivitas fisik yang berat atau mengangkat beban berat. Aktivitas semacam ini bisa meningkatkan tekanan darah yang berisiko menyebabkan pendarahan.
Hari pertama pasca-cabut gigi, pastikan Anda cukup istirahat. Usahakan tidur atau berbaring dengan kepala sedikit terangkat untuk membantu mengurangi pembengkakan. Mengistirahatkan tubuh akan memberi waktu bagi gusi dan jaringan di sekitar gigi untuk sembuh lebih cepat.
Setelah cabut gigi, menjaga kebersihan mulut tetap penting. Tapi, jangan buru-buru menyikat gigi di area yang baru dicabut. Tunggu sesuai petunjuk dokter, lalu gunakan sikat gigi yang lembut agar gusi tetap nyaman dan proses penyembuhan berjalan lancar.
Salah satu pilihan terbaik untuk membantu perawatan pasca cabut gigi adalah Pepsodent Nanosoft Clean. Dengan dua jenis bulu sikat yang membundar dan tipis 0.01mm, sikat gigi ini mampu membersihkan gigi dengan efektif dan optimal tanpa mengiritasi gusi sensitif Anda. Dengan perawatan yang tepat, mulut tetap bersih, nyaman, dan risiko komplikasi pun berkurang.