Alt text to fill

Ketahui 5 Penyebab Lidah Berwarna Putih

Coba perhatikan baik-baik, apa warna lidah Anda saat ini? Idealnya warna lidah yang sehat adalah merah muda atau pink dengan lapisan putih tipis di atasnya. Sementara bila lidah Anda berwarna putih tebal, hal tersebut mungkin bisa jadi pertanda adanya masalah kesehatan tertentu. Warna lidah ternyata bisa menggambarkan kesehatan Anda, lho ! Makanya, penting untuk tahu penyebab dan cara mencegah lidah putih.

 

Beragam Penyebab Lidah Berwarna Putih

Lidah putih adalah kondisi ketika lidah diselimuti oleh bercak putih tebal. Bercak bisa menutupi seluruh atau hanya sebagian lidah saja. Biasanya, kondisi ini terjadi akibat dehidrasi parah, mulut kering, demam tinggi, hingga iritasi di dalam mulut karena gesekan antar gigi, kawat gigi atau gigi palsu. Selain yang sudah disebutkan, di bawah ini adalah berbagai penyebab lidah putih lainnya yang perlu diketahui.

Variasi Normal

Tidak perlu panik apabila lidah Anda berwarna putih karena, ada beberapa jenis variasi normal pada lidah yang dapat bermanifestasi putih di lidah, seperti hairy tongue dan geographic tongue. Cukup konsultasikan ke dokter gigi apabila Anda memiliki gejala seperti ini dan jika normal, cukup dengan menjaga kebersihan mulut dan lidah Anda untuk kesehatan yang baik.

 

Masalah Kebersihan Mulut

Jarang sikat gigi, flossing, atau membersihkan lidah bisa jadi penyebab lidah putih. Hal tersebut karena sisa makanan, kotoran, kuman, bakteri dan sel mati menumpuk di antara papillae (bintik-bintik kecil pada lidah). Akibatnya, papila menjadi membesar dan terkadang meradang, sehingga timbulah bercak berwarna putih di permukaan lidah Anda.

 

Kebiasaan yang Buruk

Sejumlah kebiasaan buruk seperti merokok atau mengunyah tembakau juga bisa jadi penyebab lidah berwarna putih. Mengonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu yang lama juga bisa menyebabkan hal serupa.

 

Infeksi Jamur

Penyebab lidah berwarna putih lainnya yang paling umum adalah infeksi jamur candida alias oral thrush . Jika disebabkan oleh infeksi jamur, bercak atau plak putih yang menempel di lidah dapat dikerok. Orang yang sakit diabetes, terkena HIV/AIDS, kekurangan zat besi atau vitamin D, dan pengguna gigi palsu paling rentan mengalami infeksi jamur. Di samping itu, orang yang sistem imunnya lemah, seperti bayi dan lansia juga rentan mengalami kondisi ini.

 

Leukoplakia

Leukoplakia adalah kondisi yang menyebabkan munculnya bercak putih keabuan di bagian dalam mulut, termasuk di lidah. Area yang terdapat bercak akan terasa agak kasar dan tebal. Perlu diketahui bahwa bercak karena leukoplakia berbeda dari sariawan biasa atau infeksi jamur. Bercaknya susah dihilangkan meski sudah disikat atau dikerok. Kondisi ini terjadi karena iritasi kronis pada selaput lendir mulut.

 

Oral Lichen Planus

Walaupun sering kali tidak membahayakan, lidah putih sebaiknya jangan dianggap remeh. Pasalnya, lidah yang berwarna putih bisa jadi sinyal bahwa Anda memiliki kondisi medis yang lebih serius, misalnya oral lichen planus. Oral lichen planus sendiri adalah kondisi yang menandakan adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya bercak berwarna putih di lidah, kondisi ini kerap menimbulkan gejala lain seperti sensasi terbakar di area yang terdapat bercak, gusi merah dan terasa sakit, dan rasa tidak nyaman di mulut.

 

Cara Paling Sederhana Mencegah Lidah Berwarna Putih

Salah satu cara termudah dan sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah lidah putih adalah dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut. Biasakan untuk menyikat gigi dua kali sehari pada pagi dan malam hari menggunakan pasta gigi berfluoride.

 

Anda bisa menggunakan pasta gigi Pepsodent Complete 8 Multi Protection sebagai perawatan lengkap untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Pasta gigi dari Pepsodent ini memiliki sifat anti-bacterial berkat zinc mineral untuk menjaga kesehatan gusi dan telah teruji secara klinis untuk memberikan perlindungan dari pertumbuhan plak selama 18 jam*, serta dapat membersihkan 99% bakteri gigi, gusi, lidah, dan pipi. Supaya gigi dan mulut benar-benar bersih, jangan lupa juga untuk rajin flossing dan membersihkan lidah, ya!

 

* Berdasarkan studi in-vivo dengan pemakaian teratur selama 1 minggu

Bagikan ini

AddThis is disabled because of cookie consent