Beberapa cara yang bisa membantu menghilangkan bau rokok di mulut antara lain minum air putih, mengunyah permen karet mint, makan buah segar seperti apel, berkumur dengan mouthwash, dan menyikat lidah.
Bau rokok yang mengendap di dalam mulut sering kali susah hilang meskipun sudah lama selesai merokok. Aroma asap rokok menempel di lidah, gigi, dan rongga mulut sehingga napas jadi kurang segar.
Namun, ada beberapa cara menghilangkan bau rokok di mulut yang sangat mudah dilakukan. Ya, Anda bisa mendapatkan napas yang lebih segar dengan melakukan beberapa cara sederhana setelah merokok!
Bau rokok bisa melekat dengan kuat di dalam mulut. Bahkan, meskipun sudah lama selesai merokok, baunya masih tertinggal. Ada beberapa hal yang menyebabkan bau rokok mengendap di dalam mulut, di antaranya adalah:
Saat merokok, partikel asap dan zat kimia dari rokok akan menempel pada gigi, gusi, lidah, dan langit-langit mulut. Sisa partikel ini bisa menghasilkan bau khas rokok yang cukup kuat.
Zat kimia pada rokok bisa mempercepat pertumbuhan plak pada gigi. Plak yang mengandung bakteri akan menghasilkan senyawa sulfur yang menyebabkan aroma napas jadi bau.
Dikutip dari website Healthline.com, kebiasaan merokok menyebabkan kondisi mulut jadi lebih kering sehingga bakteri penyebab bau dapat berkembang lebih cepat. Kondisi inilah yang memengaruhi aropa napas menjadi tidak sedap.
Merokok berpotensi meningkatkan masalah kesehatan gusi. Ketika gusi mengalami peradangan atau infeksi, bau mulut akan menjadi lebih kuat dan sulit hilang.
Bau rokok yang keluar dari dalam mulut bisa mengurangi rasa percaya diri. Untungnya, ada sejumlah cara ampuh menghilangkan bau rokok di mulut yang bisa Anda coba:
Sikat gigi adalah cara hilangkan bau rokok di mulut yang paling sederhana. Dengan menyikat gigi, sisa partikel asap rokok yang menempel di gigi dan lidah bisa dibersihkan secara instan.
Agar hasilnya lebih optimal, gunakan pasta gigi Pepsodent Complete 8 Herbal yang mengandung bahan alami seperti daun sirih, jeruk nipis, dan garam untuk membantu menjaga napas tetap segar hingga 18 jam.
Lengkapi juga dengan Pepsodent 4D Expert Clean Toothbrush yang dilengkapi dengan bulu sikat padat untuk membersihkan permukaan cekung gigi geraham dengan lebih baik.
Sikat gigi ini juga disertai gum massager yang lembut untuk melancarkan sirkulasi darah serta leher sikat 3 sudut dan pembersih lidah dan gigi untuk membantu membersihkan gigi secara lebih maksimal dan membuat napas lebih segar.
Selain sikat gigi, membersihkan sela-sela gigi juga tidak kalah penting. Sisa makanan dan plak sering kali terselip di antara gigi dan tidak selalu terangkat hanya dengan sikat gigi, sehingga bisa menyebabkan bau mulut. Gunakan benang khusus (dental floss) untuk membersihkan sela-sela gigi setelah Anda menyikat gigi.
Obat kumur atau mouthwash berfungsi untuk menyegarkan napas sekaligus membunuh bakteri penyebab bau mulut. Pilih mouthwash yang memiliki kandungan antibakteri agar membantu mengurangi bakteri penyebab bau mulut akibat rokok.
Air putih membantu menjaga produksi air liur tetap normal. Air liur berfungsi membersihkan bakteri dan sisa zat yang ada di dalam mulut secara alami.
Mengunyah permen karet bebas gula bisa merangsang produksi air liur. Produksi air liur yang banyak akan membersihkan partikel rokok di dalam mulut. Pilih permen karet dengan rasa mint agar napas terasa lebih segar.
Buah dan sayur mengandung air yang cukup tinggi. Memperbanyak konsumsi buah dan sayur akan memproduksi air liur secara lebih banyak untuk menetralkan partikel rokok penyebab bau mulut. Selain itu, apel, wortel dan seledri juga dapat menjadi pembersih mulut alami saat dikunyah.
Selain mengatasi bau rokok di dalam mulut, Anda juga perlu melakukan sejumlah langkah pencegahan supaya mulut tidak lagi berbau rokok. Adapun langkah yang bisa dilakukan adalah:
Merokok tak hanya menyebabkan bau mulut. Ada beberapa dampak merokok yang berimbas pada kesehatan gigi dan mulut, seperti:
Zat nikotin dan tar pada rokok akan menempel di gigi dan perlahan mengubah warna gigi jadi kekuningan atau kecoklatan.
Perokok aktif memiliki risiko lebih tinggi mengalami radang gusi dan penyakit periodontal yang dapat merusak jaringan penyangga gigi.
Merokok dapat mengurangi produksi air liur. Kondisi mulut kering ini membuat bakteri lebih mudah berkembang dan memicu bau mulut.
Jika terjadi luka pada gusi atau setelah perawatan gigi, proses penyembuhan pada perokok biasanya lebih lambat.
Kebiasaan merokok jangka panjang bisa meningkatkan risiko kanker mulut. Peringatan tentang risiko kanker mulut ini juga tercantum dalam kemasan rokok.
Bau rokok yang berasal dari dalam mulut dapat mengganggu lawan bicara kita. Namun, dengan sejumlah cara menghilangkan bau rokok di mulut di atas, Anda bisa memiliki napas yang lebih segar sehingga rasa percaya diri pun meningkat.
Jangan lupa juga untuk memilih pasta gigi dan sikat gigi yang tepat untuk mengatasi bau rokok di mulut. Anda bisa mengandalkan pasta gigi Pepsodent Complete 8 Herbal dengan kandungan bahan alami seperti daun sirih, jeruk nipis, dan garam yang akan membantu menjaga napas tetap segar hingga 18 jam, serta sikat gigi Pepsodent 4D Expert Clean Toothbrush yang disertai leher sikat 3 sudut dan pembersih lidah dan gigi untuk membantu membersihkan gigi secara lebih maksimal.
Artikel telah ditinjau secara medis oleh drg. Nanditha Puspadewi.
Beberapa cara yang bisa membantu menghilangkan bau rokok di mulut antara lain minum air putih, mengunyah permen karet mint, makan buah segar seperti apel, berkumur dengan mouthwash, dan menyikat lidah.
Menyikat gigi dapat membantu mengurangi bau rokok karena membersihkan plak, sisa nikotin, dan bakteri di gigi.
Cara menghilangkan bau rokok di mulut bisa dilakukan dengan menyikat gigi dan lidah, berkumur dengan mouthwash, minum air putih, serta mengunyah permen karet tanpa gula. Mengonsumsi buah segar juga membantu merangsang produksi air liur yang dapat mengurangi bau.