Cara Memilih Pasta Gigi yang Ampuh Memutihkan Gigi

Cara Memilih Pasta Gigi yang Ampuh Memutihkan Gigi

Gigi kuning, mungkin ini terlihat seperti masalah yang sepele. Namun bagi sebagian orang, gigi kuning bisa menjadi masalah yang cukup serius. Demi mengembalikan warna putih alami, banyak orang yang menggunakan pemutih gigi. Pasta gigi yang bisa memutihkan gigi pun dihadirkan untuk membantu mengatasi gigi kuning.

Dalam pasta gigi yang dapat memutihkan gigi, ada beberapa bahan kimia yang terbukti ampuh mengembalikan warna putih alami. Bahan-bahan tersebut diantaranya adalah silica, pyrophosphates, hydrogen peroxide/carbamide peroxide dan perlite. Dari keempat bahan tersebut, beberapa diantaranya memiliki sifat abrasif.

Jadi sebelum menggunakan pasta gigi yang membuat gigi putih, ada baiknya kamu mengenal bahan-bahan ini terlebih dahulu.

 

1. Silica

Bahan kimia yang satu ini banyak dijumpai di pasta gigi. Hampir setiap pasta pemutih gigi mengandung bahan silica. Bahan silica sendiri memang telah lama dikenal sebagai abrasif yang mampu memutihkan gigi dengan cepat. Jika efek dari bahan pemutih gigi alami baru bisa dilihat setelah empat minggu pemakaian rutin, silica mampu memutihkan gigi hanya dalam waktu 40 menit saja.

Meski memiliki kemampuan untuk memutihkan gigi, efek pemutih gigi silica hanya akan bertahan selama tidak ada makanan atau minuman yang masuk ke dalam mulut. Jika sudah makan, kamu perlu menggosok gigi lagi agar gigi kembali terlihat putih.

2. Pyrophosphates

Pyrophosphates adalah agen pengkelat rendah toksisitas. Bahan ini sering dijumpai dalam berbagai macam aplikasi. Misalnya saja seperti sebagai aditif makanan serta aplikasi industri.

Seperti agen pengkelat pada umumnya, fungsi utama pyrophosphates adalah untuk menggabungkan elemen logam. Dalam kasus pasta gigi, bahan kimia yang satu ini berfungsi untuk menghambat deposit kalsium fosfat dalam bentuk kalkulus gigi.

Bahan pyrophosphates juga mampu menghambat pertumbuhan kristal hidroksiapatit pada gigi. Dalam dosis yang tepat, pyrophosphates dapat membantu memutihkan gigi dan mengembalikan warna alaminya.

 

3. Hydrogen Peroxide

Bahan hydrogen peroxide dikenal sebagai salah bahan pemutih yang kuat. Bahan ini sering dijumpai pada produk pembersih dan produk kecantikan. Selain itu, hydrogen peroxide juga sering digunakan sebagai antiseptik.

Sifat hydrogen peroxide sebagai pemutih membuatnya banyak diadopsi pada produk perawatan gigi, khususnya pasta gigi dan pemutih gigi. Tidak jarang, bahan ini juga dijumpai pada obat kumur untuk membantu meredakan iritasi pada mulut dan gusi. Bagi penderita sariawan, hydrogen peroxide bisa menjadi bahan yang efektif untuk membantu mempercepat proses penyembuhan.

Namun karena sifatnya yang cukup keras dan erosif, hydrogen peroxide hanya digunakan dalam dosis kecil. Meski demikian, efektivitasnya dalam membantu mengembalikan warna putih alami gigi memang tidak perlu diragukan lagi.

 

4. Perlite

Dalam pasta gigi pemutih, perlite hampir selalu bisa dijumpai. Perlite sendiri sebenarnya memiliki karakter yang cukup kasar. Meski demikian, bahan yang satu ini memang terbukti ampuh membersihkan noda di gigi dan membuatnya terlihat putih alami.

Sifat abrasif dari perlite memang sudah menjadi ciri khas. Namun justru karena sifat inilah, noda dan warna kuning pada gigi dapat diminimalisir. Selama tidak berlebihan, bahan perlite juga terbilang aman untuk digunakan.

***

Saat mencari pasta gigi pemutih, pastikan pasta gigi tersebut mengandung bahan-bahan di atas. Tidak hanya itu saja, pastikan juga pasta gigi tersebut aman untuk gigi.

Pepsodent Complete 8 Whitening adalah pasta gigi yang dirancang khusus untuk mengembalikan warna putih alami gigi. Dengan kandungan silica dan perlite, Pepsodent Complete 8 Whitening akan membantu menghilangkan noda kuning dan membuat gigi terlihat lebih putih.

Bagikan ini