Terkadang, orang hanya bisa tersenyum canggung saat mendengar candaan teman atau rekan kerja. Penyebabnya pun sekilas terdengar sepele. Karena gigi terlihat kusam atau menguning. Jadi wajar kalau akhirnya banyak orang mencari cara memutihkan gigi dengan cepat dalam waktu 2 hari.
Masalahnya, ada banyak mitos yang beredar di luar sana. Padahal, asal coba-coba justru bisa membuat enamel gigi menipis, gusi iritasi, bahkan gigi jadi lebih sensitif dari sebelumnya. Jadi, penting bagi Anda memahami cara yang benar dan aman.
Merasa kurang percaya diri dan canggung saat bersosialisasi. Dampak gigi kuning seringkali dikaitkan dengan masalah-masalah semacam ini. Padahal jika diulik lebih jauh, dampaknya bisa jauh lebih luas, seperti:
Gigi yang tampak kuning bisa menjadi tanda bahwa enamel mulai terkikis. Saat enamel menipis, warna dentin yang berada di bawahnya semakin terlihat. Inilah yang membuat gigi tampak lebih kusam. Di samping itu, kondisi ini juga membuat gigi lebih mudah retak, rapuh, dan rentan mengalami kerusakan.
Warna gigi yang menguning sering kali disertai dengan penumpukan plak dan karang gigi. Plak sendiri sering menjadi tempat berkumpulnya bakteri yang dapat menyerang permukaan gigi dan menimbulkan lubang. Kondisi ini bahkan bisa semakin parah jika Anda sering mengonsumsi makanan manis atau asam.
Ketika enamel terkikis dan dentin terekspos, saraf di gigi menjadi lebih mudah terstimulasi. Inilah yang kemudian menyebabkan rasa ngilu atau sensitif saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, manis, atau asam. Rasa tidak nyaman ini bahkan bisa semakin parah jika tidak segera ditangani.
Plak yang tidak dibersihkan dapat merusak jaringan gusi. Gusi bisa menjadi bengkak, mudah berdarah saat menyikat gigi, hingga terasa nyeri. Dalam kondisi yang parah, infeksi gusi dapat menyebabkan gigi goyang bahkan copot.
Penumpukan bakteri dan sisa makanan di sela-sela gigi kuning bisa menyebabkan napas menjadi kurang segar. Bahkan meski Anda sudah rutin sikat gigi, bau mulut tetap bisa muncul jika kebersihan mulut kurang optimal.
Banyak orang ingin memutihkan gigi dengan dalam 2 hari. Namun perlu diingat, selain cepat cara tersebut juga harus aman. Jadi jika Anda ingin memutihkan gigi dengan aman, berikut beberapa cara yang bisa membantu mencerahkan warna gigi tanpa merusak enamel atau membuat gigi jadi sensitif.
Sisa makanan yang menumpuk di sela gigi dan permukaan lidah bisa meninggalkan noda dan mempercepat perubahan warna gigi. Untuk itu, gunakan dental floss untuk menjangkau area yang tidak bisa dicapai sikat gigi. Setelah itu, bersihkan lidah menggunakan tongue scraper atau bagian belakang sikat gigi agar bakteri penyebab bau dan plak benar-benar terangkat.
Selain rutin, cara Anda menyikat gigi juga harus benar. Gerakkan sikat dengan arah memutar, lembut, dan merata selama sekitar dua menit. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride agar enamel tetap kuat, dan triclosan atau agen antibakteri untuk membantu mengurangi plak. Lakukan ini dua kali sehari, terutama sebelum tidur.
Baking soda punya sifat abrasif ringan yang dapat membantu menghapus noda permukaan gigi. Anda bisa mencampurkan sedikit baking soda dengan air hingga membentuk pasta, lalu menggosokkannya ke gigi 2–3 kali dalam seminggu. Jika ingin mencoba cara ini, pastikan tidak berlebihan agar enamel tetap aman.
Beberapa buah seperti stroberi, apel, semangka, jeruk, dan nanas mengandung asam malat yang membantu mengurangi noda pada gigi. Jika Anda mengonsumsinya secara rutin, warna gigi akan lebih cerah. Produksi air liur yang berfungsi membersihkan mulut secara alami pun meningkat.
Minyak kelapa mengandung asam laurat yang dikenal dapat membantu mengurangi bakteri penyebab plak dan inflamasi. Jika ingin gigi lebih cerah, cobalah berkumur dengan satu sendok makan minyak kelapa selama 15–20 menit. Setelah selesai, buang minyaknya dan lanjutkan dengan menyikat gigi seperti biasa.
Setiap cara yang Anda pilih, baik alami maupun instan pasti ada konsekuensinya. Menggosok gigi terlalu keras bisa merusak enamel. Pemutih kimia tanpa pengawasan bisa membuat gigi sensitif. Bahkan metode alami pun kalau dilakukan berlebihan tetap bisa berisiko.
Selalu ingat ini. Hasil terbaik selalu datang dari kombinasi antara konsisten merawat, memahami kebutuhan gigi Anda, dan memilih produk yang tepat.
Pepsodent Ultra White Ultimate Bright hadir sebagai pilihan yang layak dipertimbangkan. Pasta gigi ini diformulasikan dengan Microwhitening-C yang membantu mencerahkan gigi sejak pemakaian pertama, sementara kandungan Blue-HAP bekerja memperbarui dan memperkuat enamel secara bertahap. Hasilnya, gigi tampak lebih putih tanpa membuatnya rapuh atau sensitif.
Tentu saja, pasta gigi yang baik juga perlu didukung dengan sikat gigi yang tepat. Pepsodent Nanosoft Clean dirancang dengan bulu sikat ultra lembut berukuran 0,01 mm yang mampu menjangkau sela-sela dan garis gusi tanpa melukai atau mengikis lapisan gigi. Setiap gerakan menyikat menjadi lebih efektif dan nyaman, terutama bagi Anda yang ingin memutihkan gigi tanpa merusak enamel.