Tumbuh gigi selalu menjadi pengalaman yang kurang mengenakkan. Bahkan orang dewasa pun sering merasa tidak nyaman saat gigi gerahamnya tumbuh. Meski mirip, ceritanya sedikit berbeda pada anak-anak, khususnya pada bayi. Di sinilah pentingnya peran orang tua untuk lebih memahami dan peka pada ciri-ciri anak tumbuh gigi.
Secara umum, kebanyakan bayi mulai menunjukkan gigi pertamanya di sekitar usia 4–7 bulan. Gigi pertama yang biasanya muncul adalah gigi depan, entah itu di bagian rahang bawah atau atas.
Tapi perlu diingat, setiap anak itu berbeda. Ada yang tumbuh gigi lebih cepat, ada juga yang sedikit terlambat. Semua itu masih normal, asalkan perkembangan umum anak Anda sehat.
Lalu bagaimana dengan gigi geraham? Gigi geraham pertama atau geraham susu umumnya muncul lebih lambat. Biasanya di usia 13–19 bulan.
Tumbuh gigi sebenarnya hanya masalah waktu. Meski begitu, Anda juga perlu tahu apa saja ciri ciri anak mau tumbuh gigi. Jadi agar tidak salah menyimpulkan, berikut ciri-ciri yang paling sering dijumpai:
Sebelum gigi menembus gusi, biasanya gusi bagian bawah atau atas akan tampak bengkak, lunak atau sedikit kemerahan. Kalau Anda perlahan membuka mulut si kecil dan melihat ada area yang terasa lunak di gusi, bisa jadi giginya memang sedang mulai tumbuh.
Karena gusi terasa gatal atau tidak nyaman, anak sering memasukkan jari, kain, atau mainan ke mulut. Kadang ia menggigit untuk mengurangi rasa tidak nyaman itu. Ini adalah tanda umum bahwa gigi yang tumbuh mulai mengganggu gusi.
Produksi air liur yang meningkat menjadi salah satu tanda awal tumbuhnya gigi. Ini bisa dilihat dari pipi si kecil yang terlihat lembap, atau bajunya jadi lebih cepat basah karena ludah. Meski belum ada gigi yang tampak, hal ini bisa jadi tanda bahwa gigi sedang tumbuh.
Gusi yang bengkak dan sakit bisa membuat bayi merasa tidak nyaman. Ia bisa jadi lebih rewel, sering menangis tanpa sebab yang jelas, dan mungkin sulit tidur di malam hari.
Saat gusi terasa sakit, anak kadang menolak makanan atau minum. Rasa tidak nyaman saat mengunyah atau mengisap umumnya membuat ia tidak mau makan seperti biasa.
Beberapa anak menunjukkan tanda tambahan seperti pipi yang agak merah atau lebih memilih mengusap pipi dan menarik telinga. Biasanya, ia melakukannya karena rasa sakit di gusi mulai menjalar ke area sekitar mulut dan rahang.
Pada dasarnya, merawat gigi pada anak itu mirip seperti merawat gigi pada orang dewasa. Hanya ada sedikit penyesuaian. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:
Meski gigi belum muncul, pastikan Anda mulai membersihkan gusi si kecil secara rutin. Anda bisa menggunakan kain bersih yang lembut dan lembap untuk mengusap gusinya. Ini membantu menjaga kebersihan dan mengurangi rasa tidak nyaman.
Saat gigi pertama si kecil muncul, mulailah menyikatnya dengan sikat gigi anak berbulu lembut. Gunakan sedikit pasta gigi yang mengandung fluoride (sekitar ukuran butir beras). Cara ini dapat membantu melindungi enamel gigi susu yang tipis.
Anda juga bisa membantu meredakan rasa sakit di gusi dengan memberi si kecil teether atau mainan kunyah yang aman. Pastikan saja bahwa teether-nya tidak terlalu keras, atau jika bisa, sedikit dinginkan sebentar agar gusi si kecil tetap nyaman saat mengunyahnya. Cara seperti ini cukup efektif untuk meredakan gusi yang gatal atau nyeri.
Sebisa mungkin jangan biarkan bayi tertidur dengan botol susu. Jika sampai jadi kebiasaan, ini bisa menyebabkan sisa susu menempel pada gigi dan memicu kerusakan. Saat gigi sudah muncul, biasakan untuk menyikatnya minimal sekali sehari. Pastikan untuk memperkenalkan kebiasaan menjaga kebersihan mulut sehat sejak dini.
Setelah melihat ciri-ciri anak tumbuh gigi geraham di atas, mungkin ada beberapa tanda yang tidak Anda temukan pada anak Anda. Tapi sebelum buru-buru menyimpulkan, selalu ingat kalau setiap anak itu berbeda. Bahkan ada beberapa anak yang tahu-tahu tumbuh gigi tanpa menunjukkan tanda-tanda tertentu.
Entah itu menunjukkan tanda-tanda atau tidak, memperkenalkan cara merawat gigi sejak dini sama pentingnya pada setiap anak. Gunakan Pepsodent Kids Sweet Strawberry yang diformulasi khusus untuk gigi susu anak. Pasta gigi ini telah disempurnakan dengan fluoride dan dilengkapi dengan rasa buah yang disukai anak-anak. Kandungan fluoride di dalamnya juga telah dioptimalkan sehingga dapat memberi perlindungan terbaik pada gigi si kecil.
Agar lebih sempurna, gunakan juga sikat gigi Pepsodent Kids. Dirancang khusus dengan bulu sikat yang sangat lembut, sikat gigi ini akan membantu menjaga gigi dan gusinya agar terhindar dari berbagai masalah gigi.