Memilih pasta gigi untuk anak karies sebaiknya tidak dilakukan secara asal. Untuk mencegah dan mengatasi karies pada anak, usahakan untuk memilih pasta gigi dengan kandungan fluoride minimal 1.000 ppm yang disesuaikan dengan usianya agar gigi anak mendapatkan perlindungan yang maksimal.
Karies merupakan jenis kerusakan gigi yang umum dialami oleh anak-anak. Karies pada anak ditandai dengan munculnya bercak putih, kekuningan, sampai lubang hitam. Walaupun kelihatannya sepele, karies pada anak tidak bisa dibiarkan begitu saja. Orang tua harus lebih bijaksana dalam memilih pasta gigi untuk anak karies agar gigi si buah hati kembali sehat dan karies tidak bertambah parah.
Karies adalah kerusakan pada lapisan gigi yang terjadi karena penumpukan plak dan bakteri di dalam mulut. Bakteri itu akan mengubah sisa makanan, terutama anak, menjadi asam yang perlahan akan mengikis enamel gigi. Apabila kondisi ini dibiarkan begitu saja, gigi anak bisa berlubang dan terasa nyeri.
Risiko karies pada anak cenderung lebih tinggi lantaran anak-anak suka mengonsumsi makanan manis, seperti permen, coklat, atau minuman kemasan. Selain itu, anak-anak masih belum memahami betul teknik menyikat gigi yang benar sehingga kemungkinan sisa makanan masih menempel di sela-sela gigi jauh lebih besar.
Gigi anak juga memiliki lapisan enamel yang lebih tipis jika dibandingkan orang dewasa. Kondisi inilah yang membuat kerusakan gigi anak berkembang lebih cepat. Pada beberapa kasus, karies anak juga dapat berkembang menjadi infeksi, pembengkakan gusi, sampai kesulitan makan karena rasa nyeri yang sangat mengganggu.
Karena sejumlah alasan tersebut, anak-anak yang memiliki karies membutuhkan pasta gigi dengan formula tertentu. Pasta gigi untuk anak karies mampu memperkuat enamel, melawan bakteri penyebab gigi berlubang, dan tetap aman digunakan setiap hari.
Karies pada anak umumnya muncul secara perlahan tanpa disadari oleh para orang tua. Oleh karena itu, orang tua perlu lebih concern lagi dalam memerhatikan perubahan tampilan gigi anak. Kenali karies anak melalui tanda-tanda ini:
Jika tanda-tanda karies ini dirasa cukup mengganggu anak dan membuatnya kesulitan makan, segera bawa anak untuk kontrol ke dokter gigi. Pasalnya, jika dibiarkan begitu saja, karies bisa membuat anak sulit tidur di malam hari karena giginya terasa nyeri, risiko infeksi gusi dan jaringan sekitar gigi, atau bahkan kehilangan kepercayaan diri lantaran giginya rusak.
Dalam memilih pasta gigi untuk anak karies, orang tua wajib memerhatikan kandungan yang ada di dalamnya. Berikut adalah kandungan penting yang umumnya ada dalam pasta gigi untuk anak yang mengalami karies:
Fluoride adalah kandungan penting yang harus ada di setiap pasta gigi, tak terkecuali pasta gigi untuk anak. Fluoride bermanfaat untuk memperkuat enamel gigi dan melindunginya dari zat asam yang menyebabkan karies. Kandungan ini juga membantu memperbaiki kerusakan awal pada enamel sebelum berubah menjadi lubang yang lebih parah.
Kalsium fosfat membantu menjaga kekuatan struktur gigi dan mendukung proses remineralisasi enamel. Kandungan ini bekerja mengembalikan mineral penting yang hilang akibat paparan asam dari makanan dan bakteri.
Karies bisa berkembang menjadi peradangan. Anak yang karies membutuhkan pasta gigi yang dilengkapi dengan aloe vera untuk menjaga kesehatan gusi sekaligus untuk meredakan peradangan sehingga anak tetap merasa nyaman.
Pasta gigi anak tersedia dalam berbagai merek dan rasa. Namun untuk memilih pasta gigi yang tepat untuk anak yang memiliki karies, perhatikan beberapa hal berikut ini:
Sesuai dengan anjuran WHO, pasta gigi anak harus mengandung fluoride 1000 ppm untuk mencegah karies. Kandungan ini dinilai efektif memperkuat enamel gigi dan mengurangi risiko gigi berlubang semakin parah.
Anak-anak umumnya akan lebih bersemangat menyikat gigi jika pasta gigi yang digunakan memiliki rasa yang mereka sukai. Pilih rasa yang paling disukai anak. Sebagai rekomendasi, pasta gigi Pepsodent Kids dapat menjadi pilihan yang tepat karena tersedia dalam tiga rasa yang pasti disukai oleh anak-anak, yakni Strawberry, Orange, dan Bubble Gum.
Selain itu, pasta gigi Pepsodent Kids juga telah diformulasikan khusus untuk gigi susu anak dengan kandungan fluoride dan kalsium yang menjaga gigi susu tetap kuat dan sehat.
Anak usia kecil masih sering belum bisa berkumur dengan sempurna sehingga pasta gigi berisiko tertelan. Karena itu, pilih formula khusus anak yang lebih aman digunakan dan tidak mengandung bahan keras yang dapat mengiritasi mulut maupun saluran pencernaan.
Selain memilih produk yang tepat, penggunaan pasta gigi juga sangat memengaruhi kesehatan gigi anak. Kebiasaan menyikat gigi yang benar dapat membantu mencegah kerusakan gigi bertambah parah dan menjaga kebersihan mulut lebih optimal.
Biasakan anak-anak untuk menyikat gigi dua kali sehari, yakni setelah sarapan dan sebelum tidur. Menyikat gigi adalah cara paling sederhana untuk membersihkan sisa makanan di sela-sela gigi serta mengurangi bakteri dan plak penyebab karies.
Ajarkan anak untuk menyikat gigi dengan teknik yang benar, yaitu dengan gerakan memutar dan tidak terlalu keras. Teknik menyikat yang terlalu keras justru dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan membuat enamel gigi menjadi lebih cepat terkikis seiring waktu.
Jumlah pasta gigi yang dipakai oleh anak tidak sebanyak yang dipakai orang dewasa. Pada anak-anak usia di bawah dua tahun, cukup gunakan pasta gigi sebesar biji beras. Sementara untuk anak-anak di atas dua tahun bisa menggunakan pasta gigi sebesar biji jagung.
Karies pada anak bisa dicegah dengan mengajarkan anak menjaga kesehatan dan kebersihan gigi sejak dini. Selain menggunakan teknik menyikat yang benar, jangan lupa untuk memilih pasta gigi anak yang tepat seperti pasta gigi Pepsodent Kids yang diformulasikan khusus untuk merawat gigi susu anak.
Lengkapi juga perawatan gigi anak dengan Pepsodent Kids Toothbrush yang menjadi pilihan sikat gigi terbaik untuk mencegah karies karena bulunya didesain sangat lembut dan kepala sikatnya juga memiliki bentuk yang nyaman untuk anak-anak. Yuk, ajak buah hati lebih memerhatikan kebersihan mulut agar terhindar dari karies!!
Kadar fluoride yang aman untuk anak umumnya disesuaikan dengan usia. Untuk anak di bawah 3 tahun, gunakan pasta gigi dengan fluoride sekitar 1.000 ppm sebesar butiran beras. Sementara untuk anak usia 3–6 tahun, gunakan pasta gigi berfluoride sebesar kacang polong agar tetap aman dan efektif membantu mencegah karies.
Anak yang sudah mengalami karies dianjurkan menyikat gigi minimal 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Menyikat gigi secara rutin membantu membersihkan sisa makanan serta mengurangi penumpukan bakteri penyebab gigi berlubang.
Pasta gigi tidak selalu cukup untuk mengatasi karies yang sudah terbentuk. Jika gigi anak sudah berlubang atau terasa nyeri, segera periksakan ke dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.