8 Makanan yang Cocok Untuk Orang Sakit Gigi

7 Kebiasaan yang Bisa Mengikis Email Gigimu

Tahukah kamu kalau struktur gigi manusia lebih keras daripada tulang?

Gigi berbeda dengan tulang karena tidak memiliki sumsum dan strukturnya lebih keras. Bagian terluar gigi dilindungi lapisan putih bernama email (disebut juga enamel). Walaupun email gigi bertekstur keras dan karakteristiknya kuat karena berfungsi melindungi gigi, bukan berarti email tidak dapat rusak. Kondisi email gigi terkikis bisa terjadi karena dipengaruhi berbagai penyebab sehingga menimbulkan beberapa masalah serius, salah satunya yaitu gigi sensitif.

Mulai sekarang, sebaiknya kamu lebih telaten merawat gigi supaya email gigi tidak terkikis. Kenali beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab email gigi terkikis berikut ini sehingga kamu bisa mengantisipasi sejak dini:

 

Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis atau Asam Secara Berlebihan 

 

Makanan dan minuman bercita rasa manis atau asam memang menggugah selera. Namun, konsumsi jenis makanan dan minuman tersebut secara berlebihan ternyata berisiko merusak email gigi terkikis. Paparan asam pada permukaan gigi berisiko merusak email, khususnya jika kamu tidak membersihkan gigi secara maksimal. Sementara itu, sisa makanan dan minuman manis yang tertinggal dalam waktu lama di gigi bisa menyebabkan plak serta memicu kemunculan bakteri penyebab gigi berlubang. Masalah gigi berlubang akan diawali dengan kerusakan email lalu membentuk lubang kecil yang ukurannya terus bertambah.

Kalau kamu hobi menyantap makanan dan minuman manis atau asam, jangan lupa minum dan berkumur dengan air mineral usai menikmatinya. Berikan jeda waktu selama 30 hingga 60 menit bila ingin menyikat gigi usai makan atau minum yang asam.

Menyikat Gigi Terlalu Keras

Tak banyak orang yang menyadari kalau rajin menyikat gigi juga berisiko menyebabkan email gigi terkikis jika dilakukan terlalu keras. Proses menyikat gigi harus dilakukan dengan teknik yang tepat sehingga gigi bersih maksimal tanpa mengganggu email.  

Sebaiknya kamu mempelajari teknik menyikat gigi yang tepat dan menggunakan sikat gigi berbulu lembut, seperti Sikat Gigi Pepsodent Nanosoft Sensitive Soft yang didesain untuk gigi dan gusi sensitif. Tekstur bulunya 20x lebih lembut dibanding sikat gigi biasa dan dilengkapi teknologi Nanosoft yang mampu menghilangkan 4 lapis plak dalam sekali sikat. Selain itu, Sikat Gigi Pepsodent Nanosoft Sensitive Soft juga dilengkapi leher sikat 3 sudut yang fleksibel sehingga mampu menjangkau bagian mulut terdalam. 

Mengunyah Es Batu

Menikmati minuman dingin sambil mengunyah es batu memang menyenangkan, terutama saat cuaca panas. Sayangnya, kebiasaan mengunyah es batu yang terlihat sederhana ternyata juga bisa menjadi penyebab email gigi terkikis bahkan gigi rentah patah. Kerusakan akibat kebiasaan sepele tersebut biasanya terjadi secara tak kasat mata pada tahap awal. Namun, gejala kerusakan email berupa sensasi ngilu akan mulai muncul dan berangsur-angsur parah bila tidak ditangani secara serius.

Membuka Kemasan dengan Gigi 

Satu lagi kebiasaan sehari-hari yang kerap dilakukan saat menemukan kemasan berupa plastik atau botol adalah membukanya dengan gigi. Ingatlah bahwa fungsi utama gigi adalah untuk mengunyah makanan. Menggunakan gigi untuk membuka kemasan tentu membuat email gigi rentan terkikis dan rusak. Bila kamu termasuk orang yang sering melakukan hal ini, sebaiknya kamu lekas menghentikannya mulai sekarang agar email gigimu tidak rusak.

 

Menggertakkan Gigi

 

Ternyata banyak orang cenderung menggertakkan gigi ketika merasa panik atau stres. Bahkan, kebiasaan menggertakkan gigi juga bisa dilakukan tanpa sadar ketika sedang tidur atau lebih dikenal dengan sebutan bruxism. Para pengidap bruxism biasanya mengalami gejala khas berupa bagian mahkota gigi yang datar karena terkikis secara perlahan dan terus-menerus. 

Kecenderungan bruxism harus diatasi melalui konsultasi dengan dokter gigi. Biasanya dokter gigi menyarankan penggunaan mouth guard untuk melindungi gigi selama tidur. Selain itu, pengidap bruxism juga kerap disarankan untuk berkonsultasi dengan psikiater sehingga kecemasan berlebih yang mengakibatkan kebiasaan menggertakkan gigi dapat ditangani secara intensif.

 

Merokok

 

Para perokok juga kerap mengalami masalah kesehatan berupa email gigi terkikis. Hal tersebut dapat terjadi karena zat-zat kimia yang terkandung dalam rokok memicu penumpukan plak pada gigi. Plak yang tidak dibersihkan sampai tuntas akan mengeras dan menimbulkan karang gigi berwarna kuning kecokelatan. Tidak hanya membuat email gigi terkikis dan meningkatkan risiko gigi berlubang, plak dan karang gigi juga menimbulkan bau tak sedap serta membuat gigi terlihat sangat kusam.

 

Mengonsumsi Air dalam Jumlah Sedikit

 

Satu lagi penyebab enamel gigi terkikis yang jarang disadari orang adalah adalah kekurangan asupan air. Tubuh yang dehidrasi akan menunjukkan gejala berupa mulut kering karena produksi air liur terhambat. Bila rongga mulut kekurangan air liur, maka risiko pembentukan plak dan karang gigi akan semakin besar. Di samping itu, bakteri penyebab gigi berlubang jadi lebih leluasa berkembang biak dan merusak email hingga menimbulkan lubang pada permukaan gigi.

  

Jangan resah jika saat ini kondisi email gigimu sudah terkikis dan menyebabkan gangguan berupa rasa ngilu. Kamu bisa menggunakan Pasta Gigi Pepsodent Sensitive Mineral Expert Relief & Protect Original untuk mengatasi masalah tersebut. Varian pasta gigi Pepsodent ini dapat mengurangi rasa ngilu di gigi dalam 30 detik*. 

Kandungannya terdiri dari Zinc dan Fluoride untuk perlindungan sehari-hari terhadap plak yang disebabkan bakteri sehingga efektif mencegah gigi berlubang, Penggunaan Pasta Gigi Pepsodent Sensitive Mineral Expert Relief & Protect Original secara rutin juga membantu mengatasi masalah gusi karena diperkaya mineral HAP yang dapat membantu proses remineralisasi gigimu.

Setelah mengenal berbagai penyebab email gigi terkikis dalam ulasan ini, niscaya kamu jadi lebih telaten menjaga kesehatan gigi. Kondisi email gigi yang terjaga dengan baik akan membuat gigi tetap kuat seiring bertambahnya usia.

 

*Berdasarkan penelitian klinis dengan aplikasi langsung dan pijatan lembut menggunakan ujung jari pada gigi yang sensitif selama 30 detik.

 Artikel telah ditinjau oleh drg.Nanditha Puspadewi

Referensi:

  • hinsdaledentistry.com/blog/what-is-tooth-enamel-and-how-it-gets-damaged/  

  • klikdokter.com/info-sehat/gigi-mulut/berbagai-kebiasaan-yang-merusak-email-gigi

  • mycomfortcaredental.com/what-is-tooth-enamel/ 

  • thantakit.com/causes-prevention-treatment-enamel-erosion/