Gigi sensitif adalah kondisi di mana gigi terasa ngilu atau nyeri tajam saat terpapar rangsangan tertentu seperti suhu dingin/panas, makanan manis, atau sentuhan. Ini terjadi ketika dentin, lapisan di bawah email, terbuka.
Gigi sensitif adalah masalah umum yang bisa mengganggu kenyamanan sehari-hari, menyebabkan rasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Memilih pasta gigi yang tepat menjadi kunci untuk meredakan gejala dan menjaga kesehatan gigi Anda. Mari kita pahami lebih lanjut tentang gigi sensitif dan bagaimana Pepsodent dapat membantu Anda menemukan solusi terbaik.
Gigi sensitif merupakan masalah kesehatan mulut yang dapat dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia. Banyak yang mungkin mengira kondisi ini lebih sering terjadi pada lansia, namun faktanya, satu dari tiga orang di Indonesia mengalami gigi sensitif, dengan dua dari lima penderita berusia 18-35 tahun. Oleh karena itu, penggunaan pasta gigi untuk gigi sensitif sangat penting untuk perawatan yang efektif.
Umumnya, gigi ngilu terjadi akibat penipisan email yang melindungi gigi. Ketika email menipis, lapisan dentin di bagian dalam gigi menjadi lebih mudah terpapar rangsangan dari luar, seperti makanan atau minuman yang terlalu panas atau dingin, sehingga memicu rasa ngilu.
Penipisan email gigi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:
Untuk penanganan lebih lanjut dan konsultasi personal, program Tanya Dokter Gigi by Pepsodent memberikan Anda akses gratis untuk berkonsultasi dengan dokter gigi berpengalaman. Dengan langkah pencegahan dan perawatan yang tepat, masalah gigi ngilu tidak akan Anda alami lagi.
*dengan pemakaian teratur sesuai petunjuk penggunaan
Sumber Referensi:
Menjaga kesehatan gigi dan mulut secara menyeluruh sangatlah penting. Masalah seperti gigi berlubang, jika tidak ditangani dengan baik, dapat memicu berbagai komplikasi kesehatan yang lebih serius. Misalnya, infeksi pada gigi berlubang dapat menyebabkan penyakit gusi yang ditandai dengan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berkembang menjadi periodontitis yang berisiko menyebabkan gigi tanggal.
Lebih jauh lagi, penelitian menunjukkan adanya kaitan antara infeksi mulut kronis, seperti yang disebabkan oleh gigi berlubang, dengan risiko penyakit sistemik. Bakteri dari infeksi gusi dapat masuk ke aliran darah dan memengaruhi organ lain, termasuk jantung. Oleh karena itu, penanganan dini terhadap masalah gigi berlubang sangat dianjurkan untuk mencegah komplikasi yang tidak diinginkan.
Pencegahan gigi berlubang dapat dilakukan dengan rutin menggosok gigi minimal dua kali sehari, pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur. Pepsodent Pencegah Gigi Berlubang dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal agar gigi 10x lebih kuat*. Lengkapi perawatan Anda dengan benang gigi atau sikat interdental serta mouthwash. Jangan lupa periksakan gigi ke dokter minimal enam bulan sekali untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut Anda.
*dengan pemakaian teratur sesuai petunjuk penggunaan
Artikel telah ditinjau oleh drg. Fatimah Rahmatya Gita Isjwara
Referensi:
Mengatasi gigi sensitif adalah langkah penting untuk kenyamanan dan kesehatan mulut jangka panjang. Dengan memahami penyebabnya dan memilih pasta gigi untuk gigi sensitif yang tepat, seperti Pepsodent, Anda dapat meredakan rasa ngilu dan melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut. Jangan biarkan gigi sensitif menghalangi Anda menikmati hidup; mulailah perawatan yang efektif hari ini untuk senyum yang lebih cerah dan bebas ngilu.
Gigi sensitif adalah kondisi di mana gigi terasa ngilu atau nyeri tajam saat terpapar rangsangan tertentu seperti suhu dingin/panas, makanan manis, atau sentuhan. Ini terjadi ketika dentin, lapisan di bawah email, terbuka.
Penyebab utamanya adalah penipisan email gigi, resesi gusi yang membuka akar gigi, kebiasaan menyikat gigi terlalu keras, konsumsi makanan/minuman asam, atau kondisi gigi lainnya seperti gigi berlubang atau retak.
Pilihlah pasta gigi yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif, biasanya mengandung bahan aktif seperti kalium nitrat atau strontium asetat yang membantu memblokir saluran kecil di dentin dan meredakan ngilu.
Efek pereda ngilu dari pasta gigi sensitif biasanya mulai terasa dalam beberapa hari hingga dua minggu penggunaan rutin. Untuk hasil optimal, gunakan secara teratur dua kali sehari.
Gigi sensitif dapat dikelola dan gejalanya sangat bisa diredakan hingga tidak terasa lagi dengan perawatan yang tepat, termasuk penggunaan pasta gigi khusus, sikat gigi lembut, dan menghindari pemicu.
Jika rasa ngilu tidak membaik dengan penggunaan pasta gigi sensitif, semakin parah, atau disertai gejala lain seperti nyeri hebat atau pembengkakan, segera konsultasikan ke dokter gigi untuk diagnosis dan penanganan lebih lanjut.