Gigi berlubang adalah kondisi ketika lapisan terluar gigi (enamel) rusak atau terkikis sehingga menyebabkan terbentuknya sebuah lubang. Penting untuk tahu cara mencegah gigi berlubang agar tidak semakin parah.
Gigi yang berlubang bisa semakin rusak dan berujung harus dicabut. Proses pencabutannya ini pun tidak boleh dilakukan sembarangan, karena harus dilakukan oleh dokter gigi yang berpengalaman.
Apa yang Menyebabkan Gigi Berlubang?
Gigi berlubang selalu diawali dengan plak. Lapisan plak yang terbentuk di gigi secara perlahan mengikis lapisan terluar gigi (enamel) hingga membentuk sebuah lubang. Mulanya lubang yang terbentuk kecil. Seiring waktu lubang dapat semakin membesar dan menyebabkan berbagai masalah yang mengganggu, seperti nyeri hebat, gigi sensitif, abses gigi, gusi bernanah, dan gigi patah.
Pada kasus yang lebih parah, gigi berlubang yang tidak cepat ditangani dapat menyebabkan terjadinya infeksi. Infeksi yang muncul bahkan bisa menyebar hingga ke bagian tubuh lain, seperti jantung.
Setiap orang berpeluang untuk mengalami kondisi gigi berlubang. Namun, ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari dapat meningkatkan peluang tersebut. Berikut beberapa di antaranya:
- Tidak menyikat gigi 2x sehari secara tepat
- Tidak menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride
- Banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis atau asam
- Menderita penyakit tertentu, seperti GERD, anoreksia, dan bulimia
- Berusia lanjut
- Mengonsumsi obat-obatan, suplemen, vitamin atau produk herbal yang mengandung gula