Ya, gigi sensitif bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan gigi yang lebih serius, seperti gigi berlubang, gusi kendur, atau bahkan abses. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat memicu komplikasi dan infeksi.
Rasa ngilu pada gigi sensitif seringkali menjadi indikator masalah kesehatan gigi yang lebih serius. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat memicu komplikasi seperti infeksi pada gusi dan rahang.
Berikut adalah beberapa permasalahan umum yang menyebabkan gigi ngilu:
Gigi Fraktur (Retak)
Kebiasaan seperti menggemeretakkan gigi atau mengonsumsi makanan keras dapat menyebabkan gigi retak, menjadikannya rentan terhadap gigi sensitif.
Gigi sensitif dapat dialami siapa saja, dengan rentang usia 20-50 tahun paling umum. Namun, riset menunjukkan bahwa semakin banyak generasi muda mengalami gigi ngilu. Jika Anda salah satunya, perawatan khusus diperlukan untuk mencegah rasa ngilu datang kembali.
Salah satu cara mengatasi gigi ngilu adalah dengan menggunakan pasta gigi khusus. Pepsodent Sensitive Expert Fresh efektif mengurangi rasa ngilu pada gigi sekaligus memberikan kesegaran napas.
Mengabaikan gigi sensitif dapat berujung pada masalah kesehatan gigi yang lebih serius. Dengan memahami penyebabnya dan mengambil langkah pencegahan serta perawatan yang tepat, Anda dapat menjaga senyum tetap sehat dan bebas ngilu. Jangan biarkan gigi ngilu mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Mulailah perawatan yang sesuai dan konsultasikan dengan dokter gigi jika diperlukan untuk penanganan lebih lanjut.
Referensi:
Diakses pada: 18 Maret 2019
Ya, gigi sensitif bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan gigi yang lebih serius, seperti gigi berlubang, gusi kendur, atau bahkan abses. Jika dibiarkan tanpa penanganan, kondisi ini dapat memicu komplikasi dan infeksi.
Ciri-ciri gigi sensitif umumnya meliputi rasa ngilu atau nyeri tajam yang muncul saat gigi terpapar rangsangan tertentu, seperti makanan atau minuman dingin/panas, manis, asam, atau saat menyikat gigi.
Penyebab umum gigi sensitif meliputi hilangnya email gigi, gusi kendur (resesi gingiva) yang mengekspos akar gigi, gigi berlubang, gigi retak, dan abses gigi. Kebiasaan menyikat gigi terlalu keras juga bisa menjadi pemicu.
Meskipun kesehatan gigi secara umum dipengaruhi oleh nutrisi, gigi ngilu atau gigi sensitif biasanya lebih berkaitan dengan masalah struktural pada gigi atau gusi, bukan kekurangan vitamin secara langsung. Namun, asupan vitamin D dan kalsium yang cukup penting untuk kesehatan tulang dan gigi.
Untuk mengatasi sakit gigi sensitif, Anda bisa menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif seperti Pepsodent Sensitive Expert Fresh. Hindari menyikat gigi terlalu keras, batasi makanan dan minuman pemicu, serta konsultasikan dengan dokter gigi untuk penanganan lebih lanjut.
Gusi sensitif merujuk pada kondisi gusi yang terasa nyeri, bengkak, atau mudah berdarah saat disentuh, disikat, atau saat mengonsumsi makanan tertentu. Ini seringkali terkait dengan peradangan gusi atau resesi gingiva yang dapat memperburuk gigi sensitif.