5 Tanda Terjadi Infeksi Pada Gigi Berlubang

Bagaimana Obat Kumur Melawan Bakteri Penyebab Karang Gigi dan Bau Mulut?

Tahukah kamu bahwa karang gigi dapat menyebabkan berbagai macam masalah kesehatan pada mulut dan gigi? Mulai dari radang gusi, gigi copot, hingga bau mulut, semua hal tersebut dapat terjadi akibat dari karang gigi yang tidak diatasi.

Bau mulut sendiri bukanlah gangguan kesehatan yang boleh dianggap remeh. Tak hanya bisa membuatmu tidak nyaman dan kehilangan rasa percaya diri, bau mulut juga dapat menjadi tanda gangguan kesehatan mulut yang lebih serius. Rutin membersihkan karang gigi dapat membebaskanmu dari bau mulut dan memberikan kondisi gigi dan mulut yang lebih bersih dan sehat.

Tahukah kamu kalau masalah bau mulut disebabkan oleh bakteri yang hidup dan berkembang biak di rongga mulut?

Mengenali jenis bakteri penyebab bau mulut dan proses terjadinya bau mulut bisa membantumu mengatasi masalah bau mulut.
 

Jenis bakteri Penyebab Bau Mulut
 

Beberapa interaksi kompleks dari jenis-jenis bakteri penyebab bau mulut yang mudah berkembang biak pada rongga mulut kotor, antara lain:

  • Keluarga bakteri Prevotella (melaninogenica dan intermedia)
  • Keluarga bakteri Porphyromonas (gingivalis dan endodontalis)
  • Keluarga bakteri Fusobacterium (nucleatum vincentii, nucleatum nucleatum, nucleatum polymorphum, dan periodonticum)

Mengapa Bakteri Dapat Menyebabkan Bau Mulut?
 

Sebenarnya, ada beberapa jenis bakteri yang memang hidup di rongga mulut pada kondisi normal, yaitu Streptococcus viridans, Staphylococcus sp., dan Lactobacillus sp. Namun, rongga mulut yang kotor dan dipenuhi sisa-sisa makanan dapat memicu kemunculan bakteri lain yang menyebabkan bau mulut. Bakteri-bakteri tersebut akan menguraikan sisa makanan menjadi asam amino. Proses tersebut akan memicu pembentukan asam amino dengan kandungan utama berupa sulfur yang menyebabkan bau mulut (1). Risiko bau mulut biasanya diperparah kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol yang mengganggu produksi air liur. Bila produksi air liur terganggu, mulut jadi kering dan tidak mampu membersihkan sisa-sisa makanan secara maksimal sehingga perkembangbiakan bakteri penyebab bau mulut semakin masif.

Masalah Lain yang Ditimbulkan Bakteri pada Rongga Mulut

Selain menyebabkan bau mulut, kontaminasi bakteri pada rongga mulut juga bisa memicu beberapa masalah berikut ini:

  • Menimbulkan plak dan karang gigi penyebab bau mulut karena sisa-sisa makanan mengeras pada permukaan gigi hingga sulit dibersihkan. Pembersih karang gigi berupa benang biasanya tidak cukup untuk menghilangkan karang gigi secara maksimal.

  • Karang gigi yang dibiarkan begitu saja juga memicu peradangan gusi, peradangan komponen pendukung gigi, dan gigi berlubang disertai rasa ngilu.

  • Periodontitis atau peradangan jaringan periodontal.

  • Kontaminasi bakteri yang masuk ke aliran darah dan mengganggu fungsi organ lainnya, seperti jantung, usus, dan otak.
     

Cara Ampuh Mengatasi Bau Mulut
 

Jangan sampai masalah bau mulut mengganggu kesehatan serta rasa percaya dirimu. Lakukan beberapa hal berikut ini supaya terhindar dari masalah tersebut:

  • Minum air dalam jumlah cukup: tubuh yang mengalami dehidrasi akan menimbulkan berbagai gejala, salah satunya adalah mulut kering. Jika kondisi mulut kering, maka rongga mulut kesulitan memproduksi air liur untuk membantu membersihkan sisa-sisa makanan pada gigi. Itulah sebabnya kondisi mulut kering membuat orang lebih rentan mengalami bau mulut.
  • Menghentikan kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol karena dua kebiasaan tersebut menyebabkan mulut kering dan rentan bau.
  • Menyikat gigi 2 kali sehari: cara paling sederhana untuk mencegah karang gigi penyebab bau mulut adalah menyikat gigi 2 kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lakukan proses menyikat gigi dengan benar supaya gigimu bersih menyeluruh.
  • Berkumur 2 kali sehari dengan obat kumur berkualitas: menyikat gigi saja ternyata belum cukup untuk membersihkan gigi sampai tuntas. Obat kumur, atau mouthwash, dapat melengkapi perlindungan mulut dan gigi karena mulut adalah salah satu gerbang masuknya bakteri. Sebaiknya, kamu berkumur 2 kali sehari dengan obat kumur berkualitas untuk membersihkan sela-sela gigi. Kini, ada obat kumur Pepsodent Mouthwash Active Defense Anti Bakteri yang siap jadi andalanmu.

    Obat kumur Pepsodent ini mengandung teknologi Cetylpridinium Chloride (CPC) yang membantu melawan 99.9% kuman dan bakteri penyebab plak, radang gusi, dan bau mulut. Obat kumur Pepsodent Mouthwash Active Defense Anti Bakteri juga diperkaya fluoride yang membantu menjaga gigi agar tetap kuat dan gusi selalu sehat. Formulanya lembut dan bebas alkohol sehingga nyaman digunakan dan membuat napas lebih segar.

    Selain itu, kandungan CPC di dalam obat kumur ini juga telah dikenal sebagai bahan surfaktan yang ampuh membunuh bakteri dan diketahui efektif melawan 99.9% bakteri sehingga bakteri tidak dapat menempel pada sel manusia. Untuk itu, obat kumur CPC juga merupakan pilihan yang tepat untuk melindungi kesehatan gigi dan mulut di masa pandemi.
  • Memakai dental floss secara rutin: produk pencegah munculnya karang gigi ini bisa membantu menyingkirkan sisa makanan pada sela-sela gigi sehingga mulut terbebas dari bau tak sedap.

Jangan tunggu sampai masalah bau mulut menyebabkan gangguan kesehatan gigi dan mulut yang lebih parah. Yuk, basmi bakteri berbahaya dan karang gigi penyebab bau mulut supaya rongga mulut selalu bersih dan napas terasa segar.

 

Artikel telah ditinjau oleh drg.Nanditha Puspadewi 

 

Referensi:

  1. Waler, S.M. 1997. On the transformation of sulfur-containing amino acids and peptides to volatile sulfur compounds (VSC) in the human mouth, National Library of Medicine US, https://doi.org/10.1111/j.1600-0722.1997.tb00241.x
  • alodokter.com/bau-mulut-halitosis  
  • hellosehat.com/gigi-mulut/gusi-mulut/bau-mulut/ 
  • mouthhealthy.org/en/az-topics/h/halitosis
  • sehatq.com/artikel/berbagai-bakteri-penyebab-bau-mulut-dan-cara-mencegahnya

Bagikan ini