Alt text to fill

Waktu yang Tepat untuk Sikat Gigi Saat Puasa

Saat berpuasa, mungkin saja mulut akan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Meski hal ini sangat wajar, kamu dapat mencegah bau mulut yang kurang sedap ini dengan menyikat gigi. Kendati begitu, sikat gigi saat puasa tidak boleh sembarangan. Ada waktu-waktu tertentu yang dianjurkan untuk menyikat gigi agar tidak membatalkan puasa. Lantas, kapan waktu terbaik untuk menyikat gigi saat puasa? Berikut penjelasan lengkapnya.

 

Hukum Sikat Gigi saat Puasa

Kebanyakan dari kita pasti masih ada yang bertanya-tanya perihal boleh tidaknya menyikat gigi saat puasa. Ada perbedaan pendapat mengenai hukum sikat gigi saat puasa. Beberapa ulama ada yang menyatakan bahwa menyikat gigi saat puasa diperbolehkan, sementara beberapa yang lain menyatakan hal sebaliknya.

Meski demikian, sejumlah sumber yang memperbolehkan menyikat gigi saat puasa memberikan satu syarat mutlak, yakni jika sama sekali tidak ada air atau pasta yang masuk ke tenggorokan, maka puasanya tidak batal. Sedangkan jika ada air atau pasta yang masuk ke tenggorokan, meski jumlahnya sangat sedikit, baik yang sengaja maupun tanpa sengaja, puasanya akan batal.

Hal ini tentu kembali lagi kepada niat awal yang melakukannya. Jika kamu memiliki niat mutlak untuk membersihkan gigi dan bukan beralasan ingin terkena air dengan harapan akan sedikit tertelan, maka sah-sah saja.

 

Waktu dan Frekuensi yang Tepat untuk Menyikat Gigi saat Puasa

Alih-alih ingin bebas dari bau mulut, terlalu sering menyikat gigi saat puasa justru tidak diperbolehkan. Hal ini karena dikhawatirkan akan ada pasta dan air yang tidak sengaja masuk ke tenggorokan atau bahkan tertelan walau hanya sedikit. Itulah sebabnya, penting bagi kamu untuk tahu waktu dan frekuensi yang tepat untuk menyikat gigi saat puasa. Hal ini dilakukan semata-mata agar ibadah puasa yang kamu jalani dapat berjalan dengan lebih maksimal.

Kebanyakan para ulama menyarankan bagi orang yang berpuasa untuk menyikat giginya terlebih dahulu sebelum waktu imsak datang atau setelah buka puasa. Jika dalam keadaan sangat mendesak sehingga diharuskan sikat gigi di siang hari saat puasa, kamu cukup menggunakan kayu siwak atau menyikat gigi tanpa menggunakan pasta. Mengutip website resmi Nahdlatul Ulama, yakni NU Online, jika setelah sikat gigi ingin dibilas dengan air, maka kamu dapat melakukannya beriringan dengan berkumur sebelum wudhu sebanyak tiga kali.

 

Pentingnya Menjaga Kesehatan Gigi saat Puasa

Sebagai gerbang pertama kesehatan tubuh, mulut memerlukan perhatian yang lebih, apalagi saat kita berpuasa. Karena tidak makan ataupun minum seharian, produksi air liur akan menurun sehingga mulut pun akan menjadi lebih kering dari biasanya. Alhasil, bakteri akan lebih mudah berkembang di dalam mulut. Bukan hanya dapat memicu kerusakan gigi, bakteri tersebut juga dapat menghasilkan gas yang berbau tidak sedap.

Untuk mengatasinya, banyaklah minum air putih dan makan makanan yang bergizi dan bernutrisi tinggi saat sahur dan buka. Yang tak kalah penting, pastikan kamu menyikat gigi 30 menit selepas sahur dan sebelum tidur malam. Kamu bisa menggunakan Pepsodent Siwak, pasta gigi halal dengan ekstrak siwak yang dikenal sebagai antibakteri alami yang dapat membantu merawat gigi dan mulut tetap sehat, serta menyegarkan napas selama puasa. Gigi dan mulut yang bersih tentu akan membuat kamu lebih nyaman dalam beribadah di bulan Ramadan. Jadi, tetaplah rajin menjaga kesehatan gigimu selama bulan Ramadan dengan menggosok gigi menggunakan Pepsodent Siwak .

Bagikan ini

AddThis is disabled because of cookie consent